Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Gubernur Baru Jakarta

Jokowi: Bikin Tanggul kok Tanpa Tulang, ya Jebol

Jokowi yang meninjau langsung lokasi jebolnya tanggul di RW 05, Kelurahan Makasar, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat tengah malam

Jokowi: Bikin Tanggul kok Tanpa Tulang, ya Jebol
KOMPAS Images/ANDREAN KRISTIANTO
Warga melintas di genangan air yang merendam ratusan rumah di Jalan Dato Tonggara, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (21/12/2012). Akibat jebolnya tembok kali Cipinang yang melintasi wilayah ini, ratusan rumah warga terendam banjir sejak dini hari. Kondisi ini tidak membuat warga mengungsi dan hanya bertahan di rumah yang memiliki lantai dua. KOMPAS IMAGES/ANDREAN KRISTIANTO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum untuk memperbaiki tanggul saluran Kali Cipinang yang jebol pada Kamis (20/12/2012) dinihari.

Jokowi yang meninjau langsung  lokasi jebolnya tanggul di RW 05, Kelurahan Makasar, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (21/12/2012) tengah malam tadi, juga meminta Dinas PU untuk meninjau dan memperbaiki tanggul-tanggul dan saluran lainnya. Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi tanggul seperti di Makasar.

"Saya perintahkan Dinas PU untuk langsung kerjakan. Saya akan suruh cek semualah nanti. Semua tanggul jangan seperti tanggul tadi, nggak ada tulang, nggak ada rangka. Nanti diterjang air gampang sekali jebol," kata Jokowi kepada wartawan di lokasi.

Terpantau tanggul yang jebol memiliki panjang 10 meter dengan tinggi sekitar 50 sentimeter di atas bangunan tanggul sebelumnya setinggi sekitar 1,5 meter.

Sekitar pukul 02.00 WIB, tanggul yang dibangun dengan bata dan semen itu tak sanggup menahan arus air ketika hujan deras terus menerus mengguyur. Air yang meluber kemudian menggenangi pemukiman warga di RT 01 hingga 05 RW 05, dengan ketinggian air mencapai satu hingga 1,5 meter.

Diberikatakn sebelumnya, luapan kali juga menggenangi Jalan Pusdiklat Depnaker dan Jalan Masjid Suprapto. Akibatnya, akses jalan kendaraan warga dari Pinang Ranti menuju Cililitan dan Halim, maupun sebaliknya sempat terputus.

Banjir yang sudah tiga kali terjadi belakangan ini mengakibatkan 979 warga terpaksa mengungsi ke GOR Makasar.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Gusti Sawabi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Gubernur Baru Jakarta

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas