Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Bunuh Diri

Aksi Indra Gantung Diri Live di Facebook, Bisa Menular ke Orang Lain

Akibat cekcok dengan istrinya, Indra nekat gantung diri di rumahnya di Jalan Kemenyan, RT 08, RW 05, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2017) pag

Aksi Indra Gantung Diri Live di Facebook, Bisa Menular ke Orang Lain
Facebook
Warga Jagakarsa Siarkan Langsung Video Bunuh Diri di Facebook 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Akibat cekcok dengan istrinya, Indra nekat gantung diri di rumahnya di Jalan Kemenyan, RT 08, RW 05, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2017) pagi.

Ironisnya, Indra menyiarkan aksinya gantung diri secara langsung atau live, melalui video jejaring sosial Facebook, Jumat pukul 09.00.

Sedangkan jasad Indra yang tergantung di rumahnya, baru ditemukan anak serta ketua RT setempat, 4 jam kemudian atau sekira pukul 13.00 setelah Indra gantug diri live di Facebook.

Mereka lalu melaporkan temuan jenasah Indra, ke polisi yang langsung melakukan olah TKP dan memastikan Indra bunuh diri dengan tali tambang.

Baca: Netizen Sempat Temukan Hal Janggal Dalam Video Gantung Diri Indrawan

Di lokasi, polisi juga menemukan smartphone Indra yang digunakannya, sebagai alat untuk menyiarkan aksinya gantung diri secara langsung di facebook.

Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel menuturkan, patut disimak apa yang dilakukan friends Indra atau rekan Indra dalam Facebook, saat melihat siaran Indra hendak gantung diri secara langsung atau live, di Facebook.

Sebab, kata Reza, pasti menjadi pertanyaan besar, mengapa para friends facebook Indra, atau orang yang berteman dengan Indra di facebook dan menyaksikan aksinya, tidak melakukan upaya pencegahan atas aksi Indra tersebut.

"Jangan-jangan ini wujud bystander effect, yakni dimana semakin banyak orang yang melihat kejadian tragis, maka akan semakin rendah kecenderungan orang untuk menolong. Dulu, bystander effect terjadi di dunia nyata. Kemungkinan, sekarang terjadi di dunia maya," kata Reza, kepada Warta Kota, Jumat (17/3/2017) malam.

Reza mengimbau siapapun tidak perlu menonton aksi-aksi bunuh diri seperti yang dilakukan Inda, karena hal itu bisa mendorong orang untuk copycat suicide atau meniru melakukan bunuh diri.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas