Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilgub DKI Jakarta

Anies Tantang Pengedar Surat Kontrak Politik Palsu Tunjukkan Diri

"Justru saya mempertanyakan siapa yang membuat kontrak itu? Ayo berani enggak kamu tunjukkan diri?"

Anies Tantang Pengedar Surat Kontrak Politik Palsu Tunjukkan Diri
Tribunnews.com/ Amriyono Prakoso
Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Hotel Marina Batavia, Jakarta, Minggu (19/3/2017) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempertanyakan siapa pihak yang membuat kontrak politik dengan mencatut nama dirinya dan Sandiaga Uno.

"Justru saya mempertanyakan siapa yang membuat kontrak itu? Ayo berani enggak kamu tunjukkan diri?" kata Anies di Hotel Marina Batavia, Jakarta, Minggu (19/3/2017)

Hal diungkapkan Anies Baswedan menanggapi pernyataan terkait beredarnya surat kontrak politik palsu.

Dirinya mengatakan beredarnya kontrak politik palsu tersebut sebagai fitnah yang sangat kejam.

Baca: PKS Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Tandatangan Palsu Anies-Sandi

Baca: Anies Sebut 48 Persen Anak di Jakarta Utara Putus Sekolah

Baca: Blusukan di Basis Pemilih Ahok-Djarot, Ini Kata Anies Baswedan

"Apa ada yang sepanik itu ya sampai membuat fitnah seperti ini?" ujarnya.

Diketahui, beredar surat pernyataan atau akad kontrak bertandatangan palsu yang menyatakan Anies-Sandi akan menggunakan syariat Islam di Jakarta.

Namun, surat atau akad kontrak berjudul Akad Kontrak - Akad Al Ittifaq itu dipastikan tidak benar.

Kontrak politik itu ditandatangani 7 Februari 2017.

Kontrak tersebut diteken Anies dan Sandi dengan perwakilan Forum Umat Islam (FUI), Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas