Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilgub DKI Jakarta

Blusukan di Klender, Djarot Dengarkan 'Curhat' Warga yang Sakit

Blusukan ke kawasan Klender, Jakarta Pusat, calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dihampiri seorang warga

Blusukan di Klender, Djarot Dengarkan 'Curhat' Warga yang Sakit
fitri wulandari
Calon Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat tengah mendengarkan keluhan Suwaryoto terkait penyakit tetanusnya, saat blusukan di Jalan Buaran I, Klender, Jakarta Timur, Minggu (19/3/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Blusukan ke kawasan Klender, Jakarta Pusat, calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dihampiri seorang warga yang kakinya luka akibat terkena besi tabung gas di kakinya.

Suwayoto (51), warga yang kakinya terkena penyakit tetanus itu pun mengadu kepada Djarot.

"Kaki saya ketiban besi gas, tetanus pak," ujar Suwayoto, di Jalan Buaran I, Klender, Jakarta Timur, Minggu (19/3/2017).

Ia menambahkan, setelah terkena tabung gas tersebut, dirinya baru merasakan sakit sebulan kemudian, "Udah lama (ketibannya), sebulan kemudian baru terasa,".

Suwaryoto sempat berobat ke klinik, namun ia tidak sanggup membayar.

Ia mengaku beruntung, lantaran memiliki BPJS sehingga biaya pengobatannya bisa gratis.

Menurutnya hal tersebut berkat Djarot dan pasangan cagubnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Dibawa ke klinik nggak sanggup, pakai BPJS gratis berkat pak Ahok, pak Djarot nggak ada bayar sama sekali," jelasnya.

Agar bisa sembuh, Suwaryoto mengatakan, dirinya harus banyak berjalan, walaupun kakinya tersebut terkadang masih mengalami nyeri.

Pada kesempatan yang sama, Djarot pun menanggapi keluhan Suwaryoto.

"Nih (kalau sakit) kayak begini kalau bayar sendiri mahal," tutur Djarot.

Mantan Wali Kota Blitar itu pun menyarankan agar kaki pria paruh baya itu segera dilakukan tindakan operasi.

Hal tersebut, kata Djarot, agar penyakitnya tersebut tidak menjalar ke organ tubuhnya yang lain.

"Nggak akan bisa (terbayar), dan kalau nggak dioperasi, nanti bisa merambat kemana-mana," tegas Djarot.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas