Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Hari Kebangkitan Nasional

Jadikan Momentum Hari Kebangkitan Nasional Merekatkan Kembali Warga Jakarta

Djarot mengajak seluruh warga DKI untuk menjadikan momen Harkitnas kali ini sebagai alat pemersatu.

Jadikan Momentum Hari Kebangkitan Nasional Merekatkan Kembali Warga Jakarta
Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat saat memberikan sambutan dalam acara Jalan Damai Kebangsaan Lintas Agama memperingati Hari kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang digelar di Tugu Proklamasi, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5/2017). TRIBUNNEWS.COM/FITRI WULANDARI 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dimaknai secara mendalam oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat.

Dalam sambutannya sebelum melepas kegiatan gerak jalan bertema 'Jalan Damai Kebangsaan Lintas Agama', mantan Wali Kota Blitar itu mengajak seluruh warga DKI untuk menjadikan momen Harkitnas kali ini sebagai alat pemersatu.

"Mari kita jadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional ini untuk kembali merekatkan warga Jakarta," ujar Djarot, dalam sambutannya di acara yang digelar di Tugu Proklamasi, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5/2017).

Baca: Yang Punya Mental Mengeluh, Korupsi dan Melanggar Hukum Mari Perbaiki

Momen tersebut menurutnya harus dimaknai penting lantaran sebelumnya warga DKI sempat terpecah belah saat Pilkada DKI berlangsung.

"Apalagi setelah momen pelaksanaan demokrasi Jakarta," jelas Djarot.

Menurut Politisi PDI Perjuangan itu, kegiatan Jalan Damai Kebangsaan yang tengah dilakukan hari ini menjadi cara lain dalam mengingatkan tiap warga DKI terkait pentingnya persatuan dan kesatuan di bumi pertiwi.

"Melalui jalan damai kebangsaan ini, kita mengetuk kembali pentingnya persatuan dan kesatuan Indonesia," tegas Djarot.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas