Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Reklamasi Teluk Jakarta

Menko Luhut Ajak Para Pengkritik Bawa Data untuk Diskusikan Proyek Reklamasi

Luhut meminta mereka yang mengkritik bisa menunjukkan data sebagai alat diskusi. Namun menurut Luhut ada yang sudah diundang tapi tak datang.

Menko Luhut Ajak Para Pengkritik Bawa Data untuk Diskusikan Proyek Reklamasi
Harian Warta Kota/henry lopulalan
TOLAK REKLAMASI - Puluhan mahasiswa dan nelayan melakukan aksi unjuk rasa menolak reklamasi teluk Jakarta di depan kantor Menko Maritim Jalan MH Thamrin, Jakarta pusat, Selasa (13/9). Dalam aksinya mereka menuntut pemerintah untuk bertindak tegas dan menghentikan seluruh proyek tersebut serta pemulihan fungsi lingkungan hidup di wilayah pesisir utara Jakarta. Warta Kota/henry lopulalan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah telah memastikan proyek reklamasi di utara Jakarta akan terus dilanjutkan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang memastikan hal tersebut juga mengaku siap berdiskusi dengan pihak-pihat yang kerap mengkritik proyek tersebut.

"Orang yang memberikan komentar-komentar di luar kita akomodasi, kita kumpulkan. Pernah ada 10 orang datang, kita berbincang dan pada akhirnya kita paham," ungkap Luhut di kantornya, Rabu (13/9/2017).

Luhut meminta mereka yang mengkritik bisa menunjukkan data sebagai alat diskusi.

Pengerjaan proyek pembangunan permukiman, perkantoran, dan kawasan niaga, di pulau hasil reklamasi di Teluk Jakarta, Sabtu (12/12/2015).
Pengerjaan proyek pembangunan permukiman, perkantoran, dan kawasan niaga, di pulau hasil reklamasi di Teluk Jakarta, Sabtu (12/12/2015). (TOTOK WIJAYANTO/Kompas)

Baca: Pemerintah Pastikan Proyek Reklamasi di Jakarta Utara Tetap Berlanjut

Namun menurut Luhut ada pula yang sudah diundang untuk membahas hal tersebut namun tidak datang.

"Bawa datanya. Berkali-kali saya undang tidak ada yang datang juga, jujur kepentingan kami membela, ada yang bilang terima 10 triliun, coba saja silakan buktikan. Dimana, kapan, siapa," tutur Luhut.

Berdasarkan penjabaran dari Luhut, kini pembahasan untuk Pulau C dan Pulau D sudah selesai, jadi diharapkan pengembangan bisa dilakukan secepatnya.

Sedangkan untuk Pulau G kini tengah memasuki tahapan akhir, yang targetnya akan selesai pekan depan.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas