Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Video Gay, LPAI Soroti Ancaman Nyata Bahaya Homoseks Terhadap Anak-anak

Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) menaruh apresiasi tinggi kepada jajaran Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya (PMJ).

Kasus Video Gay, LPAI Soroti Ancaman Nyata Bahaya Homoseks Terhadap Anak-anak
Tribunnews.com/Syahrizal
kak seto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) menaruh apresiasi tinggi kepada jajaran Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya (PMJ).

Ini kali kesekian PMJ menyertakan LPAI dalam ekspos tentang kejahatan online yang mengincar anak-anak.

"Sebagaimana sebutan yang PMJ gunakan, yakni video pornografi anak-anak sejenis kelamin di medsos (video gay kids), LPAI juga menyoroti kian nyatanya ancaman bahkan bahaya orientasi seksual menyimpang--dalam hal ini adalah homoseksualitas--terhadap anak-anak kita," kata Ketua Umum LPAI Seto Mulyadi dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Minggu (17/9/2017).

Baca: Terungkap, Ini Motif Penjual Video Gay di Media Sosial

Sepintas, kata pria yang akrab disapa Kak Seto itu, terkesan bahwa kejahatan pornografi anak berbasis daring tidak memunculkan dampak serius.

Apalagi, kerugian yang muncul ketika anak menjadi korban kejahatan semacam itu kerap dikalkulasi semata-mata berdasarkan biaya berlangganan listrik dan jaringan internet.

Bandingkan dengan biaya akibat kejahatan seksual terhadap anak dalam bentuk yang--katakanlah--konvensional.

Baca: Polisi Amankan 750 Ribu Foto dan Video Gay Anak dari Pelaku Jual Beli Online

Kak Seto mengungkapkan dua dasawarsa silam, ilmuwan Prentky dan Burgess mengestimasi, setiap kasus kejahatan seksual menelan biaya 183.333 dolar Amerika Serikat Angka tersebut dihitung berdasarkan pengeluaran yang berkaitan dengan pelaku dan korban (offender-related dan victim-related expenses).

Dapat dihitung, apabila dari seratus kasus dapat ditekan hingga delapan kejadian saja, terjadi penghematan sebesar hampir 1,5 juta dolar AS.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas