Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Bayi Debora Meninggal

Dinkes DKI agar Beri Sanksi Perombakan Manajemen RS Mitra Keluarga

Karena jika sanksi itu berupa teguran administrasi, imbuhnya, hal itu tidak akan menjadi pelajaran bagi RS.

Dinkes DKI agar Beri Sanksi Perombakan Manajemen RS Mitra Keluarga
Anggota Komisi IX DPR RI Irgan Chairul Mahfi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR RI setuju sanksi terhadap pengurus, manajemen harus diambil Pemprov DKI Jakarta kepada RS Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat atas kasus meninggalnya bayi malang Debora.

Sanksi itu menurut Angggota Komisi IX dari Fraksi PPP, Irgan Chairul Mahfiz, berupa perombakan manajemen RS Mitra Keluarga.

Karena jika sanksi itu berupa teguran administrasi, imbuhnya, hal itu tidak akan menjadi pelajaran bagi RS.

"Setuju pembinaan dan pengawasan dan pemberian sanksi diberikan oleh Pemprov DKI, dengan perombakan manajemen RS," kata Irgan kepada Tribunnews.com, Senini (25/9/2017).

Bukan itu saja kata Politikus PPP ini, Kemterian Kesehatan harus melakukan pengawasan terhadap SOP penanganan pasien gawat darurat di seluruh RS yang ada di Indonesia.

Selain itu Irgan mendesak, RS Mitra Keluarga segera menjadi mitra BPJS Kesehatan.

"Juga pihak-pihak RS swasta lainnya segera jadi mitra BPJS Kesehatan," ujarnya.

Lebih lanjut ia juga menyatakan bahwa Komisi IX DPR RI segera akan menjadwalkan pemanggilan pihak RS Mitra Keluarga, Keluarga bayi Debora, DInkes dan Kemkes.

Baca: Temukan 28 Jenazah Warga Hindu, Tentara Myanmar Tuduh Militan Rohingya Dalangnya

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto mengatakan sore ini pihaknya akan memanggil pemilik RS Mitra Keluarga Kalideres ke kantor dinas.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas