Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Gubernur Baru Jakarta

TGUPP Didukung Atau Tidak oleh Kemendagri, Anies: Kita Bisa Survive

Ia lebih memilih membahas terkait apa yang harus diberikan kepada masyarakat ibukota.

TGUPP Didukung Atau Tidak oleh Kemendagri, Anies: Kita Bisa Survive
Fitri Wulandari
Gubernur DKI Anies Baswedan saat menjadi Inspektur Upacara dalam peringatan ke-89 Hari Ibu yang digelar di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Anies Baswedan tidak terlalu 'ambil pusing' terkait rekomendasi evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas anggaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

Ia lebih memilih membahas terkait apa yang harus diberikan kepada masyarakat ibukota.

"Bagi kami yang penting di Jakarta ini lapangan pekerjaan, yang penting adalah fasilitas pendidikan baik, ketimpangan dibereskan," ujar Anies, saat ditemui di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2017).

Menurutnya, siapapun yang menjadi TGUPP dan dibantu atau tidak dalam melaksanakan program-programnya, ia menegaskan Pemprov DKI akan jalan terus dan tidak akan menganggap itu sebagai masalah.

"Timnya apapun, kita bisa survive, nggak ada masalah ya jadi kita take it easy," kata Anies.

Baca: Setya Novanto Sumringah Bertemu Anak di KPK

Lebih lanjut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI itu menyebut TGUPP akan tetap bekerja meski tidak didukung oleh Kemendagri

"Yang jelas kami akan terus kerja cepat, kami terus kerja tuntas, dengan atau tanpa dukungan Kemendagri, kami (akan tetap) jalan terus," ujar Anies.

Menurut Anies, Kemendagri hanya bersifat rekomendasi terhadap anggarap tersebut, sedangkan otoritas tetap ada pada Pemprov DKI.

Sehingga ia menganggap jika rekomendasi tersebut tidak dijalankan, tentunya tidak ada masalah.

"Sebetulnya untuk otoritas ada di kita, otoritas bukan di Kemendagri, Kemendagri hanya rekomendasi, jadi bisa tidak dijalankan," kata Anies.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas