Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Lihat si 'Kolonel' Kerap Nongkrong di Warteg, Warga Lapor Garnisun TNI, Ini Berikutnya yang Terjadi

Seorang pria bernama Gusti Aji (45), ditangkap karena mengaku-ngaku sebagai seorang perwira TNI AD berpangkat Kolonel.

Lihat si 'Kolonel' Kerap Nongkrong di Warteg, Warga Lapor Garnisun TNI, Ini Berikutnya yang Terjadi
tribunjateng/hermawan endra wijanarko/dok
Ilustrasi tentara gadungan. 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Seorang pria bernama Gusti Aji (45), ditangkap karena mengaku-ngaku sebagai seorang perwira TNI AD berpangkat Kolonel.

Ia ditangkap dibekuk petugas Sub Garnisun 0508 Kota Depok, di rumah kontrakannya di Gang Hamid di Jalan RTM Kelapa Dua, RT 8/10, Kelurahan Tugu, Cimanggis, Kota Depok, Kamis (11/1/2018) siang sekira pukul 11.20.

Dari rumah kontrakannya diamankan barang bukti berupa puluhan atribut TNI, mulai dari berbagai jenis pakaian TNI, tanda pangkat, hingga topi dan sepatu TNI serta tiga buah pistol mainan.

Baca: Video Mesum Bocah dan Wanita Dewasa yang Jadi Viral Itu Diedarkan ke Rusia

Ia bersama barang bukti diamankan petugas di Markas Sub Garnisun Depok di Sukmajaya, Depok.

Komandan Kodim 0508/Kota Depok ─╣etkol (Inf) Iskandarmanto menuturkan dibekuknya tersangka berawal dari laporan warga masyarakat yang curiga dengan gerak-gerik dan tingkah pelaku.

Pelaku katanya kerap keluar rumah mengenakan baju anggota TNI lengkap dengan atributnya.

"Kami mendapat laporan warga yang curiga karena ada anggota berpangkat kolonel yang sering makan di warteg. Dari sana anggota Subgar mengadakan pengecekan ke TKP dan mendatangi tempat kontrakannya," kata Iskandarmanto didampingi Kepala Sub Garnisun 0508 Kota Depok Mayor Inf Slamet Mahendro, di Markas Sub Garnisun Depok, Kamis (11/1/2018).

Dalam pengecekan petugas, kata Iskandarmanto dipastikan bahwa pelaku bukanlah anggota TNI AD dan hanya mengaku-ngaku saja.

"Dari pemeriksaan sementara, motif pelaku mengaku-ngaku sebagai seorang Kolonel, hanya untuk gaya-gayaan saja. Namun masih didalami lagi oleh petugas," kata dia.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas