Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kecelakaan Maut di Subang

Cerita Karmila soal Detik-detik Kecelakaan Tanjakan Emen

Kabin bus menjadi gelap dan penuh debu. Karmila (44) terus melangkah menuju kaca depan bus yang sudah pecah.

Cerita Karmila soal Detik-detik Kecelakaan Tanjakan Emen
tribun jakarta
Karmila, saksi hidup laka maut Tanjakan Emen 

Sisi kiri atas bus itu membentur tanah dua kali.

Kali pertama membuat kaca di bus itu pecah, dan kali kedua membuat sebagian penumpang di bagian kursi penumpang sebelah kiri terlempar keluar.

Ia takut bus itu akan meledak.

Hanya maut dan keluarganya yang ada dalam pikirannya, namun Mila melawannya.

Ia bertekad harus hidup.

"Mati. Mati. Tapi saya ingat keluarga, anak-anak, saya harus tetap hidup. Pokoknya, gimana caranya saya bisa hidup. Saya cuma takut kalau meledak," ungkap Mila.

Setelah berhasil mempertahankan hidupnya dan keluar dari bus, Mila kemudian mencari pertolongan.

Ia sempat kesal dan menangis karena warga yang ada tak mau meminjamkan ponsel kepadanya.

Dengan alasan tidak ada pulsa, mereka hanya merekam kejadian itu dengan ponselnya.

Ia bahkan sempat mengingat ponsel dalam tasnya yang masih berada di dalam bus ketika itu.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas