Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Mengaku Bisa Menghilangkan Mahluk Gaib dalam Tubuh Wanita, Dukun Ini Malah Gerayangi Pasiennya

DAP ditangkap di kediamannya, Jalan Muhi Nomor 4 RT 10 RW 01 Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin (12/2).

Mengaku Bisa Menghilangkan Mahluk Gaib dalam Tubuh Wanita, Dukun Ini Malah Gerayangi Pasiennya
Warta Kota
Dwi Agus Purwanto, dukun cabul dengan modus menghilangkan jin dalam tubuh korban, ditangkap Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (12/02/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Selatan menangkap seorang dukun cabul bernama Dwi Agus Purwanto (DAP) dengan modus menghilangkan mahluk gaib dari dalam tubuh korban.

"Pelaku selalu mengatakan kepada wanita berusia 20-30 tahun kalau dalam tubuhnya ada mahluk gaib yang menutup aura," kata Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bismo Teguh Prakoso, Selasa (13/2/2018).

DAP ditangkap di kediamannya, Jalan Muhi Nomor 4 RT 10 RW 01 Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin (12/2/2018) lalu.

Penangkapan DAP berdasarkan laporan korban berinisial AZ (25), tertanggal 28 Januari 2018.

Baca: Dwi Beralih Jadi Dukun Cabul Setelah Gagal Geluti Bisnis MLM

Selain AZ, wanita lainnya yang menjadi korban yakni HD (24), SB (19) dan NA (27). Istri tersangka, SY, diperiksa sebagai saksi.

Untuk menghilangkan mahluk gaib, pelaku mewajibkan korban bersedia menjalani ritual dipegang tujuh titik pada bagian tubuhnya.

Ketujuh titik tersebut yakni bagian telapak tangan, telapak kaki, belakang leher, belakang pinggang, perut atau dada, payudara dan kemaluan.

Sekitar bulan November 2017, korban mendatangi rumah pelaku untuk menghilangkan dua mahluk gaib seperti gendurowo dan nenek tua yang menutup auranya.

Kemudian, pada tanggal 6 Desember 2017, korban kembali ke rumah pelaku dan melakukan ritual menggambar genderuwo lalu membakarnya.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas