Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Penambahan Jalur Sepeda Masuk Dalam Rencana Induk Transportasi

"TOD ini harus didukung dengan non-motor transportnya, baik dalam pedestrian walk ataupun integrasi dengan non vehicle atau sepeda,"

Penambahan Jalur Sepeda Masuk Dalam Rencana Induk Transportasi
Warta Kota/Ahmad Sabran
Petugas dari Dishub DKI Jakarta meremajakan marka jalur sepeda di Jalan Prof Joko Sutono, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2015). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Wakadishub), Sigit Wijatmoko menyebut program perpanjangan jalur sepeda sudah masuk dalam rencana induk transportasi.

Rencana induk transportasi sendiri melibatkan Transit Oriented Development (TOD).

Beberapa titik TOD berhubungan dengan jalur non motor, termasuk jalur pejalan kaki dan jalur sepeda.

Baca: Permintaan Tiara Kepada Ayah Kandung Sebelum Tewas di Tangan Ayah Tirinya

"Jalur sepeda merupakan bagian dari rencana induk transportasi, pembangunan public transport ada simpul-simpul yang dinamakan dengan TOD," ucap Wakil Dinas Perhubungan, Sigit Wijatmoko di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/2/2018).

"TOD ini harus didukung dengan non-motor transportnya, baik dalam pedestrian walk ataupun integrasi dengan non vehicle atau sepeda," tambahnya.

Baca: Jaelani Tak Akan Tahu Ema Sudah Menikah Lagi Jika Tidak Ada Kasus yang Menewaskan Anak Kandungnya

Sigit mengatakan saat ini jalur sepeda sudah tersedia sepanjang 26 km yang tersebar di seluruh DKI Jakarta.

"Kita sekarang existing di 26 km yang terbangun di DKI Jakarta meskipun masih tersebar. Paling banyak di BKT, Banjit Kanal Timur, di BKT lebih dari 17 kilometer," ucap Sigit.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas