Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Hari Valentine

Wali Kota Depok Larang Perayaan Valentine Karena Sarat Penyimpangan Seksual

Menurut Idris, Valentine adalah perayaan yang berasal dari budaya barat dan tidak cocok jika diterapkan di budaya timur seperti Indonesia.

Wali Kota Depok Larang Perayaan Valentine Karena Sarat Penyimpangan Seksual
Sriwijaya Post/Syahrul Hidayat
Dok/Beberapa aktivis mahasiswa dari berbagai kampus di Palembang, melakukan aksi di Bundaran Air Mancur Palembang, Senin (13/02/2012). Mereka menolak keras peringatan Valentine Day atau hari kasih sayang. 

Adapun surat edaran yang berisi pelarangan perayaan hari kasih sayang tersebut akan disampaikan ke setiap sekolah untuk memastikan pelarangan tersebut tersampaikan dengan baik.

"Disampaikan ke kepala sekolah surat edarannya kemudian disampaikan ke para siswanya," ucap Thamrin.

Pelarangan tersebut bukan tanpa maksud dan tujuan, guna membangun karakter para pelajar, pihaknya juga berupaya menjaga para pelajar yang ada di Depok dari kegiatan yang menyimpang dari norma agama, sosial dan budaya.

Thamrin mengatakan, pelarangan perayaan hari kasih sayang bagi para pelajar telah berdasarkan hasil rapat internal dengan beberapa pihak.

Kemudian disepakati para pelajar di Depok untuk tidak merayakan Valentine guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (*)

Penulis: Iwan Supriyatna
Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Wali Kota Depok Sebut Perayaan Valentine Sarat Penyimpangan Seksual

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Berita Terkait :#Hari Valentine

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas