Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pihak Bandara Soekarno-Hatta Beberkan Kronologi Meninggalnya Penumpang Lion Air Setelah Chek-In

"Namun, selepas check-in, Syahrul kondisinya terlihat kurang sehat. Informasi dari keluarga, Syahrul usai menjalani perawatan medis," kata Herdianto

Pihak Bandara Soekarno-Hatta Beberkan Kronologi Meninggalnya Penumpang Lion Air Setelah Chek-In
TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
Penumpang tujuan Jakarta tengah boarding di pesawat Lion Air Boeing 737 seri 900 di apron Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Minggu (14/1/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Airport Manager Terminal 1B Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Herdianto menjelaskan kronologi meninggalnya seorang penumpang maskapai Lion Air bernama Syahrul selepas melakukan check-in di Terminal 1B bandara.

Herdianto mengatakan, Syahrul bersama dua anggota keluarganya hendak terbang menggunakan pesawat JT 352.

"Namun, selepas check-in, Syahrul kondisinya terlihat kurang sehat. Informasi dari keluarga, Syahrul usai menjalani perawatan medis," kata Herdianto dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (6/3/2018).

Baca: ‎Sambangi Istana, AHY Sampaikan Undangan Rapimnas Partai Demokrat kepada Jokowi

Setelah mengetahui hal tersebut, petugas di Terminal 1B mengarahkan dan mendampingi Syahrul ke Kantor Kesehatan Pelabuhan 1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Petugas pun langsung menyarankan Syahrul dan anggota keluarganya untuk menyampaikan kondisi kesehatan Syahrul agar mendapatkan surat laik terbang apabila dibutuhkan.

Namun, begitu tiba di Kantor Kesehatan Pelabuhan 1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, kondisi Syahrul justru semakin menurun dan itu membuat petugas medis di sana melakukan upaya untuk membuat kondisi Syahrul membaik.

"Petugas medis mengoptimalkan tindakan sebagai bagian pertolongan pertama, namun nyawa Syahrul tidak tertolong lagi," imbuh Herdianto.

Penanganan jenazah Syahrul kemudian dilakukan oleh salah satu staf Lion Air dan petugas Aviation Security (Avsec) serta didampingi keluarganya hingga selesai.

Jenazah Syahrul dan kedua orang anggota keluarganya kemudian diberangkatkan ke Padang pada jadwal penerbangan berikutnya.

Baca: Berniat Tolong Cucu yang Dianiaya, Nenek Ramani Malah Tewas di Tangan Nurdin

"Pengurusan penumpang ini tidak mengganggu operasional dan kenyamanan penerbangan sebab Lion Air bekerjasama dengan pihak terkait dalam memberikan layanan yang terbaik," tutur Herdianto.
Lion Air pun mengimbau kepada para penumpangnya agar memberitahukan kondisi kesehatannya kepada petugas saat check-in.

"Apabila penumpang hamil, sedang sakit, memiliki riwayat sakit berat menular atau tidak menular, saat check-in harus menyampaikan keterangan rinci sesuai keadaan sebenarnya," pungkas Herdianto.

Penulis: Ridwan Aji Pitoko

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Kronologi Meninggalnya Penumpang Lion Air Selepas Check-in di Bandara Soekarno-Hatta

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas