Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Petani Didorong Jadi Peserta AUTP Komersil

Program Asuransi usaha tani padi (AUTP) yang dicanangkan Kementerian Pertanian (Kementan) sejak tiga tahun lalu diharapkan menjadi triger bagi petani

Petani Didorong Jadi Peserta AUTP Komersil
TRIBUN/HO
Ilustrasi petani 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang dicanangkan Kementerian Pertanian (Kementan) sejak tiga tahun lalu diharapkan menjadi triger bagi petani untuk kian menyadari akan pentingnya berasuransi.

Sasarannya ke depan petani menjadikan asuransi sebagai kebutuhan sehingga tetap berasuransi meski tak lagi mendapat subsidi premi.

Direktur Pembiayaan Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sri Kuntarsih mengatakan, petani yang sudah mengikuti AUTP ke depan diharapkan bisa meneruskan polis asuransinya secara komersil. Bahkan, petani yang sudah tergabung dalam korporasi bisa ikut AUTP secara komersil.

“AUTP ini sebagai triger, selanjutnya alangkah baiknya petani bisa mandiri untuk mengikuti AUTP secara komersil,” tutur Sri Kuntarsih, pekan lalu.

Menurut Sri Kuntarsih, petani tak bisa hanya mengandalkan subsidi dari pemerintah sebab dana dari pemerintah itu terbatas. “Memang, program AUTP yang dikembangkan pemerintah baru berjalan tiga tahun. Pada tahun ini target AUTP yang masih disubsidi pemerintah seluas 1 juta ha. Diharapkan, jumlah petani peserta AUTP tahun ini meningkat,” jelas Sri Kuntarsih.

Guna mendorong petani mau menjadi peserta AUTP, Kementan melalui Ditjen PSP terus melakukan sosialisasi pengembangan asuransi tani ke sejumlah daerah.

Sosialisasi khususnya dilakukan ke daerah-daerah yang sesuai data BMKG rawan banjir dan kekeringan, juga menyasar ke sejumlah kabupaten yang rawan serangan hama penyakit (OPT).

Menurut Sri Kuntarsih, daerah seperti Bojonegoro Jawa Timur dan sejumlah daerah di Sulawesi Selatan yang rawan banjir dan kekeringan juga menjadi sasaran sosialisasi AUTP.

Begitu juga beberapa wilayah di Jawa Timur dan Jawa Tengah yang rawan hama wereng juga menjadi sasaran sosialisasi, agar petaninya bisa menjadi peserta asuransi pertanian.

Dalam melakukan sosialisasi, petugas dari Ditjen PSP dibantu penyuluh dan petugas POPT terjun langsung ke lapangan. Para petugas dari Dinas Pertanian, POPT dan PT Jasindo melakukan pendataan langsung ke petani, agar proses mereka menjadi peserta AUTP lebih mudah.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas