Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Sandiaga Uno Bicara Konsep Penataan Kampung Aquarium

Sandi juga mangatakan penataan itu sekaligus menjadi test case bagi Pemprov untuk mengembalikan rasa keadilan bagi warga Jakarta.

Sandiaga Uno Bicara Konsep Penataan Kampung Aquarium
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Suasana Shelter penampunngan warga Kampung Akuarium, Jakarta Utara, tampak dari udara Rabu (4/4/2018). Sejumlah warga eks gusuran sudah mulai menempati shelter-shelter tersebut da sudah mulai kembali beraktivitas. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan pembangunan kembali Kampung Aquarium di Penjaringan, Jakarta Utara, harus memenuhi aspek ekonomi, pendidikan, dan sosial.

"Ini yang kita masukkan semua tentang apa yang diinginkan warga, sesuai peraturan, sesuai dengan keinginan kita menata kembali dalam satu konsep yang bisa diterima," ujar Sandi di Kantor Walikota Jakarta Selatan,  Selasa (17/4/2018).

Sandi juga mangatakan penataan itu sekaligus menjadi test case bagi Pemprov untuk mengembalikan rasa keadilan bagi warga Jakarta.

"Akuarium ini merupakan test case buat kita bisa nggak menata dan mengembalikan rasa keadilan kepada masyarakat yang waktu itu secara brutal dilakukan oleh Pemprov sendiri," ujar Sandi.

Baca: Pemprov DKI Akan Bangun Kembali Kampung Akuarium

Sandi juga menyebut Pemprov DKI sudah menerima beberapa usulan terkait desain penataan Kampung Aquarium.

"Ada beberapa NGO yang sudah memikirkan konsep-konsep penataan, ada yang dua lantai ada yang delapan lantai. Ada juga yang menyampaikan konsep rumah itu harus berbasis seperti rumah hibrid," ujar Sandi.

Diberitakan sebelumnya, Sandi mangatakan jika pihaknya akan melakukan pembanguan kembali Kampung Aquarium pada tahun ini.

"Rencananya akan dibangun tahun ini," ujar Sandi.

Sementara terkait permasalahan status kepemilikan tanah Kampung Aquarium yang saat ini milik Pemprov, Sandi berjanji akan mencarikan solusi malasalah tersebut.

"Ya kalau misalnya tanah negara, kita akan tampung, bisa. Banyak tanah negara menjadi rusunawa juga," ujar Sandi.  

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas