Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pemprov DKI Luncurkan Jukir, Aplikasi Parkir Online untuk Genjot Pendapatan

"Hasil uji coba satu koridor pendapatan naik sebesar 129% dengan aplikasi," ujar Sandiaga Uno

Pemprov DKI Luncurkan Jukir, Aplikasi Parkir Online untuk Genjot Pendapatan
JUKIR.CO
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan aplikasi parkir online bernama Jukir, Kamis (17/5/2018). Aplikasi online ini diharapkan bisa menggenjot pendapatan melalui retribusi parkir di DKI Jakarta bisa meningkat. 

Laporan Reporter Kontan, Abdul Basith

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan aplikasi parkir online bernama Jukir. Aplikasi online ini diharapkan bisa menggenjot pendapatan melalui retribusi parkir di DKI Jakarta bisa meningkat.

Selain meningkatkan kepatuhan masyarakat, aplikasi parkir online ini diyakini akan meningkatkan pendapatan baik dari sisi juru parkir yang bertugas, maupun sisi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Hasil uji coba satu koridor pendapatan naik sebesar 129% dengan aplikasi," ujar Sandiaga Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta saat peresmian aplikasi parkir online di DKI Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Selain itu, penerapan aplikasi parkir online ini akan dipadukan dengan Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta yang baru. DKI Jakarta sebelumnya telah membuat Perda mengenai kenaikan tarif parkir.

Asal tahu saja, pendapatan retribusi parkir DKI Jakarta sebelumnya telah meningkat. Retribusi parkir DKI Jakarta pada tahun 2017 naik 103% dari tahun sebelumnya.

Baca: Ketua DPRD Ini Tak Setuju Pemprov DKI Lepas Saham di Perusahaan Bir

Baca: Makna Jihad yang Sebenarnya Menurut Imam Besar Masjid Istiqlal

"Pendapatan retribusi parkir tahun 2017 sebesar Rp 107 miliar sedangkan tahun 2016 hanya Rp 52 miliar," terang Kepala UP Perparkiran DKI Jakarta, Tiodor Sianturi.

Ke depan, Tiodor bilang Pemprov DKI Jakarta akan mendorong penggunaan aplikasi parkir online sesuai dengan program pemerintah pusat. Tiodor bilang penggunaan aplikasi parkir nantinya didorong menjadi cashsless.

 
 

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas