Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Sam Aliano Sakit Hati Aksi Teroris Mengatasnamakan Agama Tertentu

Saya sakit. Kami semua malu, sungguh hati sakit dari dalam, karena atas nama islam

Sam Aliano Sakit Hati Aksi Teroris Mengatasnamakan Agama Tertentu
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Pengusaha Sam Aliano 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum DPP Pengusaha Muda Indonesia, Sam Aliano, menilai aksi teror yang dilakukan di sejumlah daerah di Indonesia tidak dapat diatasnamakan agama.

"Saya sakit. Kami semua malu, sungguh hati sakit dari dalam, karena atas nama islam, sungguh seribu kali bahkan sejuta kali bahkan lebih," tutur Sam, dalam sesi jumpa pers di Jalan Wahid Hasyim Nomor 159, Jakarta Pusat, Kamis (17/5/2018).

Menurut dia, kelompok ISIS itu bukan bagian dari agama islam. ISIS tidak memiliki sejarah, hanya sebatas kelompok yang dibuat oleh Amerika Serikat bersama dengan sejumlah negara lainnya.

Namun, belakangan kelompok itu telah menjadi bahaya untuk kemanusiaan dunia. Dia menegaskan, perbuatan yang dilakukan kelompok teroris tersebut telah membuat ribuan bahkan jutaan orang menderita di seluruh dunia.

"Kami malu dianggap teroris, karena mereka memakai baju memakai agama kami (agama islam,-red). Negara lain melawan islam gara-gara mereka itu. Mereka merampas agama kami," kata dia.

Dia menegaskan, kelompok ISIS beserta dengan jaringannya bukan orang Indonesia dan bagian dari agama apapun. Dia menuding, anggota kelompok itu hanya mengutip ayat-ayat di kitab suci mengenai perang sebagai alat melawan sesama manusia.

Dia menjelaskan, agama islam tidak mengajarkan kekerasan. Bahkan, kata dia, Nabi Muhammad SAW membenci orang menginjak semut atau membunuh semut apalagi manusia.

Untuk itu, dia mengutuk aksi terorisme tersebut. Sam Aliano mengatasnamakan rakyat Indonesia akan memberikan perlawanan kepada aksi teror itu.

"Saya tidak akan diam. Saya akan melawan dimanapun demi rakyat. Saya membela rakyat, mereka melawan rakyat, rakyat itu mahkota saya, harga diri saya, kepolisan kebanggan saya. Saya siap mati membela rakyat," kata dia.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Pengusaha Muda Indonesia, Sam Aliano, mengecam aksi terorisme di sejumlah wilayah di Indonesia. Untuk membantu aparat keamanan menangkap pelaku teror, dia membuka sayembara.

Sam Aliano menyediakan uang senilai total Rp 5 Miliar bagi orang yang mampu menangkap dalang dibalik teror yang menyebabkan belasan orang meninggal dunia tersebut.

Bertempat di Jalan Wahid Hasyim Nomor 159, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (17/5/2018), dia mengumumkan kepada publik sayembara itu. Dia juga membawa dua koper yang masing-masing koper berisi uang senilai Rp 2,5 Miliar.

Berdasarkan pemantauan, pada saat sesi jumpa pers itu Sam Aliano memakai baju kemeja berwarna putih dibalut jas berwarna hitam. Dia memakai peci berwarna hitam. Untuk di bagian bawah, dia memakai kain sarung.

Pada saat sesi jumpa pers itu, dia didampingi sejumlah relawan yang memakai kaos berwarna putih dan bergambar wajah Sam Aliano.

Sementara itu, di sekitar meja tempat dia memberikan jumpa pers terdapat dua buah koper yang berisi uang senilai total Rp 5 Miliar.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas