Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Anies: Tidak Boleh Ada Kegiatan Politik Praktis di Balai Kota

Anies tegaskan kembali bahwa kabar yang mengatakan KAHMI akan mendeklarasikan dirinya

Anies: Tidak Boleh Ada Kegiatan Politik Praktis di Balai Kota
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Gub DKI Jakarta, Anies Baswedan di Four Point Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta menjamin tidak akan ada deklarasi secara spontan dalam halal bihalal bersama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Kamis 12 Juli malam nanti.

Anies tegaskan kembali bahwa kabar yang mengatakan KAHMI akan mendeklarasikan dirinya tersebut merupakan kabar yang tidak benar.

"Enggak lah, tidak (deklarasi). Cek aja sama KAHMI, tidak ada urusan. Saya bilang kalau mau pakai tempat ini tidak boleh ada kegiatan politik praktis. Nggak boleh," tutur Anies Baswedan di Four Point Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018).

Dia mengategorikan informasi-informasi hoaks seperti ini merupakan bentuk terorisme yang ikut terlibat didalamnya.

"Iyalah hoaks, jangan sampai kalah sama pengacau. Ini 'terorisme' main ini," kata Anies.

Dia heran dengan keisengan seseorang yang memanfaatkan waktu longgarnya membuat informasi tidak benar seperti itu.

Gubernur DKI itu menyarankan bila menemukan kesimpangsiuran informasi di lapangan, untuk selalu mengecek ulang serta mengkonfirmasi kepada pihak-pihak terkait agar tidak timbul perluasan informasi yang salah.

"Ini ada orang yang bikin, ada aja orang yang waktunya longgar untuk bikin beginian. Justru itu menunjukkan betapa kita harus selalu recheck, konfirmasi, karena akan selalu ada seperti ini," katanya.

Akibat informasi hoaks itu, kata Anies, dampaknya ada pada penyelenggara yang menjadi kelimpungan dan bingung.

Bila pihak penyelenggara mundur, mereka disebut kalah dengan oknum 'pengacau' yang menyebarkan informasi tidak benar tersebut.

"Yang kasian kan begini (bingung) Penyelenggaranya jadi kikuk karena ada yang menggunakan, kalau malah mereka mundur kalah nih sama pengacau," kata Anies.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas