Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Perpanjangan SIM di Kota Bekasi Kini Dilayani 24 Jam

Kegiatan launcing pelayanan 24 jam itu dibarengi dengan peresemian ruang baru Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK).

Perpanjangan SIM di Kota Bekasi Kini Dilayani 24 Jam
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Layanan perpanjangan SIM keliling di halaman LTC Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (17/10/2017). 

Laporan Reporter Warta Kota, Muhammad Azzam

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota melauncing pelayanan terpadu 24 jam atau 'twenty four hours' bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan SIM maupun Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Kegiatan launcing pelayanan 24 jam itu dibarengi dengan peresemian ruang baru Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto didampingi Wakapolres AKPB Wijanarko dan jajaran Polres Metro Bekasi Kota lainnya melakukan penguntingan pertanda dimulainya pelayanan 24 jam.

Kombes Indarto mengatakan pembukaan layanan 24 di Mapolrestro Bekasi Kota sebagai upaya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warga Kota Bekasi.

"Prinsipnya pelayanan 24 jam ini sebagai semangat kita untuk memberikan layanan terbaik, karena memang animo masyarakat dalam mengurus seperti perpanjangan SIM dan SKCK cukup tinggi," tuturnya kepada awak media, di sela peresmian, Rabu (11/7/2018). 

Baca: Penerimaan Siswa Baru: Satu Bangku SMP Negeri di Depok Dijual dengan Harga Mulai dari Rp 5 Juta

Ia mengatakan dengan membuka pelayanan 24 jam ini, masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan SIM dan SKCK tidak perlu khawatir soal antrean ataupun batas kuota antrean.

"Jadi ada layanan 24 jam ini, tidak terbatas sehingga masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan nomor antrean karena kita nonstop," ujarnya.

Baca: Indung Telornya Diangkat Dokter, Klien Hotman Paris Mengaku Ditawari Uang Damai Rp 500 Juta

Indarto mengatakan selama ini, Polres dalam sehari melayani 550 untuk pelayanan SKCK dan 400 untuk pelayanan SIM.

"Itu pun masih tidak bisa terlayani semua ya karena terbatas waktu. Itulah yang menimbulkan warga sudah antre sejak pagi, dan menimbulkan kekecewaan. Antrean dibatasi kan karena waktunya terbatas," kata Indarto.

Ia menambahkan sejauh ini pihaknya telah membuka layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP), bahkan sempat pelayanan di MP0 itu ditambah durasi jam hingga pukul 20.30 malam tetapi tetap saja masih banyak yang tidak terlayani karena animo masyarakat yang tinggi.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas