Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Gempa di Sulteng

Pemprov DKI Kembali Kirim Satgas untuk Bantuk Korban Gempa-Tsunami Sulteng

Pemprov DKI kembali kirimkan Satuan Tugas (Satgas) Bencana Gempa dan Tsunami untuk Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah.

Pemprov DKI Kembali Kirim Satgas untuk Bantuk Korban Gempa-Tsunami Sulteng
Tribunnews.com/Yanuar Nurcholis Majid
Satgas Pemprov DKI Jakarta.

TRIBUNNEAS.COM, JAKARTA - Pemprov DKI kembali kirimkan Satuan Tugas (Satgas) Bencana Gempa dan Tsunami untuk Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah.

Pada Kamis (11/10/2018) pagi, satgas yang berangotakan 34 tersebut berangkat dari Bandara Internasional Soekarno Hatta langsung menuju Palu.

"Pasukan berjumlah 34 anggota, terdiri dari 10 Sat Pol, 10 anggota Damkar, 7 BPBD, 3 Bazis, dan 4 anggota Dinsos," ujar M. Ridwan, Kepada UPT Data BPBD DKI Jakarta, di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Baca: 3 PSK Tua Renta Ditangkap Polisi saat Menjajakan Diri di Pasar, Ada yang Berusia 70 Tahun

Mengekan rompi orange, bertuliskan BPBD di punggung, tampak pasukan dengan cekatan mengemasi perlengkapan yang hendak mereka bawa.

Satgas ini merupakan satgas terakhir yang di kirimkan Pemprov DKI Jakarta ke Sulteng, mereka di proyeksikan membantu korban gempa dan tsunami Sulteng hingga 7 hari kedepan.

"Saya ucapkan selamat, dan jaga nama baik DKI Jakarta," ujar Ridwan.

Baca: TERPOPULER, Akui Kepintaran Prabowo Cs, Ruhut Sitompul Sebut Jokowi-Ma'ruf Jadi Korban Kasus Ratna

Sementara pada Kamis (10/10/2018) malam Pemprov DKI Jakarta juga kembali mendistribusikan bantuan untuk korban Gempa Palu-Donggala, Sulteng.

Menurut Ketua Tim Relawan Logistik Pemprov DKI Jakarta untuk Palu, Muhammad Chozin Amirullah, bantuan logistik itu dikirim mulai dari pukul 22.00 WIB, dengan melibatkan sekitar 20 orang relawan dan 100 orang Satpol PP, serta Pamdal Balaikota Provinsi DKI Jakarta.

Baca: Masa Tanggap Darurat Berakhir, Sejumlah Relawan Mulai Meninggalkan Palu

Dengan total logisitik dimuat ke dalam dus sebanyak 2.200 dus.

“Termasuk para Satpol PP itu juga membantu mengkategorikan setiap jenis bantuan. Dari mereka, kita juga dapatkan bantuan sembilan truk (engkel) besar untuk mengangkut logistik ke pelabuhan,” jelas Chozin.

Chozin menambahkan proses pemuatan (loading) barang ke truk tersebut berlangsung hingga pukul 03.00 WIB dini hari, lalu diberangkatkan menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Akhirnya, langsung kita hubungi dan konsolidasikan baik di relawan maupun internal Pemprov DKI Jakarta. Untuk mempercepat loading, baik relawan dan Satpol PP, kita jadi buruh panggul di pelabuhan,” jelasnya.

Setiba di Palu, distribusi logistik akan dibantu oleh lembaga kemanusiaan yang terlibat kerjasama oleh Pemprov DKI, yaitu Komunitas Turun Tangan, Youth Power Indonesia, Rumah Zakat, Dompet Dhuafa, Aksi Cepat Tanggap (ACT), dan Palang Merah Indonesia (PMI).

Adapun logistik yang dikirimkan sebagian besar yaitu makanan dan kebutuhan perempuan serta bayi.

Di antaranya, pembalut, popok, biskuit, susu, selimut, handuk, dan sebagainya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...

Berita Terkait :#Gempa di Sulteng

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas