Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kronologi Lengkap Dugaan Polisi Jadi Calo Tiket Versi Kombes Argo Yuwono

Menurut Argo Yuwono, kejadian bermula ketika seorang anggota polisi dihampiri anak-anak beserta gurunya dari salah satu AD swasta yang hendak nonton

Kronologi Lengkap Dugaan Polisi Jadi Calo Tiket Versi Kombes Argo Yuwono
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono 

Laporan Reporter Warta Kota, Rangga Baskoro

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengungkapkan kronologis dua oknum polisi dituduh jadi calo tiket Asian Para Games 2018.

Tuduhan itu dilontarkan komedian sekaligus mantan manajer Timnas Basket Indonesia, Augie Fantinus.

Argo Yuwono mengatakan,  saat itu tiket box di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, yang menjual tiket pertandingan basket wheelchair sesak dengan orang-orang yang mengantre.

"Jadi begini, kemarin kejadiannya di GBK dekat dengan tiket box itu kan full ingin tonton semua, jadi crowded. Akhirnya tiket ditutup sementra, kan ditakutkan, di dalam enggak ada kursi," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (12/10/2018).

Kemudian, seorang anggota polisi dihampiri anak-anak beserta gurunya dari salah satu sekolah dasar swasta yang hendak menonton.

Lantas, mereka meminta tolong polisi untuk membelikan tiket lantaran tak memungkinkan ikut dalam kerumunan mengingat jumlah anak-anak yang ikut cukup banyak.

Baca: Realisasikan Janji Rumah DP 0 Rupiah, Anies: Ini Awal Tuntaskan Problem Rumah Warga Jakarta

"Kemudian, adalah dari SD Tarakanita, meminta tolong kepada polisi membelikan tiket sejumlah seratus. Setelah dibantu, sudah dapat tiket itu, dikasih ke SD Tarakanita," ucapnya.

Namun, ternyata terdapat kelebihan 5 tiket. Pihak SD swasta itu pun kembali meminta tolong polisi untuk membantu me-refund lima tiket tersebut.

"Kemudian anggota ke tiket box lagi, anggota bawa lima tiket untuk direfund, ternyata enggak bisa. Dan karena tidak bisa, tiba-tiba ada si Augie ini, karena dia mau nonton dan shooting, artinya dia merekam. Ngomong ke anggota '100 ribu?', dijawabnya kan, 'enggak'. Setelah itu diviralkan sama Augie bahwa polisi calo tiket," ujar Argo.

Baca: Dibuka Dengan Indonesia Raya, Emak-emak Deklarasikan Dukungan Untuk Paslon Prabowo-Sandi

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas