Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

DKP Medan Mengakui Pemko Belum Memiliki Master Plan Pengelolaan Sampah

Pemerintah Kota (Pemko) Medan belum memiliki master plan dalam menangani sampah.

DKP Medan Mengakui Pemko Belum Memiliki Master Plan Pengelolaan Sampah
Tribun Medan/Liska Rahayu
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertaman Kota Medan (kiri) bersama Kasubbag Humas Pemko Medan Hendra Tarigan saat melakukan jumpa pers di Balai Kota, Jumat (7/12/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Medan menggelar konferensi pers bersama media mengenai program kerja yang akan mereka lakukan pada tahun 2019 mendatang.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala DKP Medan M Husni mengatakan, bahwa saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Medan belum memiliki master plan dalam menangani sampah.

"Harus diakui, kita belum punya master plan soal pengolahan sampah," ujarnya saat pemaparan di ruang rapat Balai Kota Medan, Jumat (7/12/2018).

Husni mengatakan, karena itu Pemko Medan melalui DKP pada 2019 akan menggandeng pihak ketiga dari Jepang untuk membuat master plan pengolahan sampah tersebut.

Dikatakannya, ke depannya, ia ingin pembicaraan sampah bukan lagi soal pengangkutan, namun mengenai pengolahan. Ia juga mengungkapkan, masyarakat Kota Medan dalam sehari menghasilkan sampah minimal 0,7 kg per hari.

"TPA kita yang berfungsi hanya satu di Terjun, Marelan. Konsep disana hanya menumpuk sampah saja, kalau terus dibiarkan 4 tahun ke depan akan jadi gunung sampah disana. Makanya tahun ini dikembangkan bank sampah," katanya.

Husni menambahkan, Pemko Medan akan mengambil alih TPA di kecamatan Namobintang, Deliserdang untuk difungsikan sebagai TPA pengolahan sampah. Sebab jika tidak, maka sampah akan semakin menumpuk di TPA Terjung.

Ia juga mengajak masyarakat berperan serta dalam mengolah sampah. Karena peran masyarakat sangat penting untuk membangun budaya tentang kepedulian terhadap lingkungan.

"Kami akan buat kajian supaya orang tidak melihat sampah sebagai sampah lagi. Tapi bagaimana nanti sampah bisa dilihat sebagai hal yang memiliki nilai ekonomi," ungkapnya.

(Cr5/tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Dinas Kebersihan dan Pertamanan Gandeng Negeri Sakura Buat Master Plan Pengolahan Sampah

Baca: Kisah Viral Bocah yang Ditemukan Polisi Tidur di Tempat Sampah, Ditinggal Ibu dengan Laki-laki Lain

Baca: Pengolahan Sampah di TPS Jambangan

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Samuel Febrianto
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas