Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Super Ball Run 2018

JLNT atau Flyover Antasari, Promosi Wali Kota Jaksel Tingkatkan Semangat Olahraga Warganya

CFD khusus kawasan Selatan Jakarta itu diadakan di Mampang yang memiliki panjang rute sekitar 2 km.

JLNT atau Flyover Antasari, Promosi Wali Kota Jaksel Tingkatkan Semangat Olahraga Warganya
Tribunnews/Fitri Wulandari
Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali (tengah) saat memberikan sambutan sebelum melepas para peserta ajang lari 'Super Ball Run 2018' yang digelar Warta Kota-Super Ball di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (9/12/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wali Kota Jakarta Selatan (Jaksel) Marullah Matali mengaku memiliki program yang diunggulkan di kawasan yang dipimpinnya.

Program tersebut berkaitan dengan upaya memberikan wadah bagi masyarakat Jakarta Selatan yang ingin berolahraga pada akhir pekan.

Dalam ajang lari yang digelar Warta Kota - Superball bertajuk 'Superball Run 2018', ia mengatakan bahwa selama ini kegiatan olahraga Car Free Day (CFD) khusus wilayahnya, telah digelar pada pekan ke-4 tiap bulannya.

CFD khusus kawasan Selatan Jakarta itu diadakan di Mampang yang memiliki panjang rute sekitar 2 km.

"Car Free Day itu biasanya Minggu ke empat, di Mampang itu kira-kira dua kilo," ujar Marullah, saat ditemui di sela ajang lari yang digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (9/12/2018).

Chief Excecutive Officer (CEO) Group of Media Kompas Gramedia Andy Budiman bersama Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali (keempat dan keeman dari kiri) mengibarkan bendera start peserta ajang lari 'Superball Run 2018' yang digelar Warta Kota-Superball di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (9/12/2018).
Chief Excecutive Officer (CEO) Group of Media Kompas Gramedia Andy Budiman bersama Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali (keempat dan keeman dari kiri) mengibarkan bendera start peserta ajang lari 'Superball Run 2018' yang digelar Warta Kota-Superball di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (9/12/2018). (Tribunnews/Domu D Ambarita)

Baca: Kisah Peserta Super Ball Run 2018, Suami Istri Berlari Sambil Bawa Anak Umur 6 Bulan

Baca: Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Apresiasi Acara Super Ball Run 2018 di Flyover Antasari

Baca: Wali Kota Jakarta Selatan Apresiasi Acara Super Ball Run 2018

 

Namun ia berencana untuk mengganti kegiatan rutin itu pada 2019 mendatang.

Marulli ingin menjadikan CFD sebagai salah satu program yang diadakan pada pekan pertama tiap bulannya.

"Tapi Car Free Day ada saran mau dimasukkan ke Minggu pertama, nanti akan dievaluasi tahun 2019," jelas Marullah.

Bekerjasama dengan Warta Kota - Superball yang berada di bawah naungan Kompas Group, Marullah pun mengaku senang lantaran Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari juga bisa dipergunakan lebih luas.

Selain sebagai jalan khusus untuk kendaraan roda empat pada hari kerja, jalan tersebut juga kini sudah bisa dimanfaatkan sebagai lokasi strategis bagi para warga ibukota yang mau berolahraga di akhir pekan.

"Saya senang sekali jalan layang non tol Antasari ini dilewati oleh teman-teman semua untuk lari," kata Marullah.

Menurutnya, keistimewaan kini tidak hanya dimiliki mereka yang memiliki kendaraan roda empat, namun juga masyarakat yang gemar berolahraga.

Tentunya mereka tidak boleh membawa kendaraan apapun, kecuali sepeda saat berolahraga di akhir pekan.

Dalam ajang lari tersebut, hadir pula Wali Kota Bogor Aria Bima yang mengikuti kategori 10K.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...

Berita Terkait :#Super Ball Run 2018

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas