Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Tukang Nasi Uduk di Tambora

Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Supriyatin, mengatakan mayat bayi tersebut ditemukan oleh pedagang nasi uduk.

Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Tukang Nasi Uduk di Tambora
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Bungkus plastik yang ditemukan warga Pondok Aren ternyata mayat bayi, Kamis (7/3/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jasad bayi tidak bernyawa ditemukan di dalam kantong plastik warna hitam ditemukan warga di Roa Malaka, Tambora Jakarta Barat, Jumat (05/04/19).

Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Supriyatin, mengatakan mayat bayi tersebut ditemukan oleh pedagang nasi uduk. Saksi awalnya berniat membuka lapak dagangannya.

Sekira pukul 03.00 WIB dini hari, saksi melihat seorang perempuan tidak dikenal dengan perawakan kecil, kulit kuning langsat mondar-mandir di depan warungnya.

Perempuan tersebut tampak menenteng plastik warna hitam. Namun beberapa saat kemudian, perempuan tersebut sudah tidak membawa kantong hitam itu lagi.

"Menurut saksi yang bekerja di depan lokasi sekitar jam 08.00 pagi, saksi membuang sampah dan melihat bungkusan plastik hitam yang dikerubungi lalat sehingga saksi penasaran dan membuka plastik hitam tersebut. Setelah dibuka saksi kaget melihat ada kepala manusia bayi yang sudah tidak bernyawa," ujar Supriyatin melalui keterangan tertulis, Jumat (5/4/2019).

Baca: Satu Anggota Ali Kalora yang Tewas dalam Baku Tembak Ternyata Keponakan Imam Samudra

Setelah saksi mengetahui bungkusan tersebut adalah mayat bayi ,dirinya langsung memberitahu warga dan melapor penemuan tersebut ke pos RW 02.

"Setelah diidentifikasi lebih lanjut dari Unit Identifikasi Restro Jakarta Barat, diketahui jenis kelamin mayat tersebut laki-laki," tutur Supriyatin.

Hingga kini polisi masih menyelidiki pelaku yang membuang bayi tersebut. Mayat bayi tersebut dibawa ke RSCM.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas