Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Polisi Ciduk Dua Pelaku Penodongan di Terminal Pulogadung

Dalam laporannya kata dia korban baru turun dari busway dan akan naik busway kembali ke Jurusan Dukuh Atas

Polisi Ciduk Dua Pelaku Penodongan di Terminal Pulogadung
Tribunnews/Abdul Majid
Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola, Kombes Pol Argo Yuwono memimpin konferensi pers pelimpahan Joko Driyono ke Kejaksaan Agung di Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (12/4/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua pelaku anggota gerombolan perampok dan perampas yang mengincar penumpang atau calon penumpang bus di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur diringkus Polisi.

Kedua pelaku yang dibekuk adalah J (22) dan HS (34). Mereka dibekuk petugas di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (10/4/2019).

Baca: Lega Gunakan Hak Pilih, Once Mekel Coblos Jokowi

Sementara delapan orang pelaku lainnya anggota gerombolan mereka, kini masih dalam pengejaran polisi dan masuk dalam daftar pencarian orang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan terungkapnya kasus ini berawal dari banyaknya laporan warga atau penumpang dan calon penumpang ke pihaknya pada April 2019 lalu, yang menjadi korban perampokan dan perampasan di Terminal Bus Pulogadung, Jakarta Timur.

Salah satu korban yang membuat laporan katanya adalah Ismail (34). Ia ditodong pisau oleh kawanan pelaku hingga HP dan dompet korban digasak gerombolan pelaku di Terminal Bus Pulogadung, Jakarta Timur, 28 Maret lalu.

Dalam laporannya kata dia korban baru turun dari busway dan akan naik busway kembali ke Jurusan Dukuh Atas.

"Tiba-tiba seorang laki-laki menghampiri dan mencekik leher korban," katanya.

Tidak lama kemudian, kata Argo, sekira delapan orang lainnya yang merupakan rekan dari pelaku langsung mengerumuni korban.

"Selanjutnya 1 orang pelaku mengambil handphone milik korban yang disimpan di saku celana sebelah kiri depan. Sedangkan pelaku lainnya mengambil dompet milik korban yang disimpan di saku kanan belakang," katanya.

"Pelaku juga mengancam korban dengan menodongkan senjata api sehingga korban merasa takut dan tidak berdaya," tambah Argo.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas