Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pemilu 2019

Anak Petugas KPPS yang Meninggal Meminta Kematian Ayahnya Tak Dipolitisir

"Saya dan keluarga sudah menerima kematian orang tua saya karena memang sudah takdir," ujarnya

Anak Petugas KPPS yang Meninggal Meminta Kematian Ayahnya Tak Dipolitisir
Tribun Jakarta
Kakor Binmas Baharkam Polri Irjen Pol Herry Wibowo mengunjungi keluarga Sukrani, anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia di Desa Legok Sukamaju Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Jumat (10/5/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Siti Mamas, putri dari petugas KPPS yang meninggal bernama Sukarni meminta agar kematian ayahnya tidak dipolitisir.

Diketahui Sukarni petugas KPPS di Desa Legok Sukamaju, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang.

Baca: Tak Bisa Temukan Gunting yang Hilang, PRT Disiram Air Panas oleh Majikan

Menurut Mamas, keluarga sudah menerimanya sebagai takdir.

"Saya dan keluarga sudah menerima kematian orang tua saya karena memang sudah takdir," ujarnya didampingi sang ibu Suadah, Rabu (15/5/19).

Mamas kembali menegaskan agar siapa pun tidak mengungkit atau mempolitisasi kematian ayahnya.

Ia menyebut, kematian ayahnya tidak ada sangkut paut dengan tugas sang ayah sebagai petugas KPPS.

Baca: Kemenkes Bentuk Tim Selidiki Meninggalnya Petugas KPPS

"Tolong jangan politisir kematian mendiang ayah saya," ucapnya.

Ia meminta kepada semua pihak untuk mendoakan sang ayah yang telah berpulang.

Ditawari Jadi Polwan 

Putri Anggota KPPS yang Meninggal di Tangerang dibantu tebus ijazah yang tertahan, ditawari Menjadi Polwan jika nilainya bagus.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pemilu 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas