Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Maling Gasak Rp 190 Juta Hingga Sembilan Sertifikat Rumah dan Tanah dari Rumah PNS di Depok

Pencuri yang menggasak barang berharga di rumah seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Depok hingga kini masih buron

Maling Gasak Rp 190 Juta Hingga Sembilan Sertifikat Rumah dan Tanah dari Rumah PNS di Depok
afs-securitysystems.com
ILUSTRASI pencurian rumah - Rumah PNS di Depok Dibobol Maling, Polda Metro Jaya dan Polres Depok Bentuk Tim Khusus 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Rumah seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Depok dibobol maling di Jalan Melati Raya, Pancoranmas, Kota Depok, Jumat (7/6/2019) dini hari.

Pencuri yang menggasak barang berharga di rumah seorang pegawai negeri sipil  (PNS) di Depok hingga kini masih buron.

Baca: Berawal Saling Ejek, Pemuda di Bekasi Ini Tewas Dikeroyok Hingga Dibakar Hidup-hidup

Saat itu, pemilik rumah sedang mudik Lebaran ke Ciamis, Jawa Barat.

Untuk membekuk maling itu, aparat gabungan Polda Metro Jaya dan Polresta Depok membentuk tim khusus.

Sementara itu, berdasarkan penyelidikan, polisi mengungkapkan uang tunai yang digondol maling bukan Rp 1,2 miliar seperti yang diinformasikan sebelumnya.

Baca: Jenazah Marco Tiba di Rumah Duka, Rencananya akan Dimakamkan Hari Jumat Besok

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polresta Depok, Ajun Komisaris Firdaus, menjelaskan, saat penghuni tiba di rumahnya, Jumat (7/6/2019) sekitar pukul 03.00 WIB, harta benda berharga telah raib.

"Barang korban yang diambil yakni uang tunai Rp 190 juta, uang asing pecahan dolar senilai Rp 50 juta, sembilan sertifikat rumah dan tanah," kata Firdaus di Mapolresta Depok, Selasa (11/6/2019).

Firdaus menambahkan, pelaku juga menggasak beberapa jam tangan dan perhiasan emas seperti gelang, kalung, serta cincin. Perhiasan emas itu nilainya masih dihitung.

Pelaku yang belum diketahui identitas dan jumlahnya juga membawa kabur dua Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) mobil dan tiga BPKB motor.

Baca: 8 Fakta Penganiayaan Sadis di Jalanan Balikpapan, Sama-sama Tuna Rungu hingga Tak Peduli Ada Warga

Selain itu, dua unit laptop merek ponsel  dan Toshiba, dua unit ponsel merek Samsung J5 Pro dan iPhone 5, serta empat buku tabungan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas