Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Gayus Pelesiran ke Luar Negeri

Inilah Dalih Polisi Tak Bisa Tangkap Oknum Imigrasi

Polri mengaku belum menemukan alat bukti yang cukup untuk menangkap oknum kantor Imigrasi Jakarta Timur

Inilah Dalih Polisi Tak Bisa Tangkap Oknum Imigrasi
TRIBUNNEWS.COM/ABDUL QODIR
Paspor mirip Gayus dan istrinya dari Negara Guyana 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri mengaku belum menemukan alat bukti yang cukup untuk menangkap oknum kantor Imigrasi Jakarta Timur yang terlibat dalam pemalsuan paspor Gayus HP Tambunan.

Walaupun kasus ini telah disidik sejak November 2010, kepolisian belum menetapkan seorang pun oknum petugas imigrasi yang diduga ikut membantu paspor asli tapi palsu milik Gayus itu.

"Sementara ini, memang secara hukum melalui alat bukti kita belum memperoleh alat bukti yang cukup untuk mempersangkakan secara pidana terhadap beberapa petugas imigrasi. Jadi, alat buktinya belum cukup, apakah benar ada semacam kerjasama atau ada hubungan khusus antara biro jasa dengan orang tertentu. Yang jelas sedang diproses," ujar Kabag Penum Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar di kantornya, Jakarta, Kamis (12/5/2011).

Boy menjelaskan, kesulitan yang dihadapi penyidik, bukan karena John Jerome, yang merupakan pemesan paspor itu belum tertangkap. Kesulitan lain penyidik, karena tidak ada bukti yang kuat adanya pelaku perantara yang meminta bantuan ke petugas imigrasi.

"Katakanlah ada orang imigrasi yang membantu. Mereka itu yang masih terputus. Kita belum mendapat keterangan dari saksi yang dibutuhkan, yang menyatakan bahwa orang tertentu telah memberikan bantuan kepada mereka," jelasnya.

Selama tujuh bulan kasus paspor palsu Gayus disidik Polri, baru berkas Gayus yang diajukan ke kejaksaan  dan Ari Kalap sebagai calo pertama yang disidang di PN Jakarta Utara.

Dalam perkara ini, Gayus yang menggunakan paspor palsu dijerat Pasal 263 ayat (1) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan atau Pasal 263 ayat (2) dan atau Pasal 266 ayat (2) KUHP dan atau Pasal 55 huruf a UU Nomor 9 Tahun 1992 tentang Keimigrasian jo Pasal 65 KUHP.

Sementara, Ari yang berperan melakukan pengambilan dan penempelan foto di paspor palsu Gayus dijerat Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen.

Dalam penyelidikan kepolisian, diketahui Ari adalah orang yang menghubungkan Gayus dengan John Jerome (DPO) pemalsu paspor. Dugaan lain, bahwa jaringan pemalsu paspor ini juga membuatkan paspor untuk istri dan 3 anak Gayus.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Abdul Qodir
Editor: inject by pe77ow
  Loading comments...

Berita Terkait :#Gayus Pelesiran ke Luar Negeri

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas