close [x]
Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Century

Benarkah Mendag Gita Terlibat Skandal Bailout Century?

Mengenai aliran dana dari Robert Tantular ke Yayasan Fatmawati, konon dialirkan dalam tiga tahap transaksi.

Benarkah Mendag Gita Terlibat Skandal Bailout Century?
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Gita Wiryawan 

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA-- Mengenai aliran dana dari Robert Tantular ke Yayasan Fatmawati, konon dialirkan dalam tiga tahap transaksi. Yakni, Rp 2 miliar, Rp 8 miliar dan Rp 15 miliar, sehingga total Rp 25 miliar.

Dari dana itu, Rp 20 miliar diberikan ke yayasan, sedangkan Rp 5 miliar dialirkan pada seseorang. Hasil audit BPK kemudian mengungkap dana tersebut mengalir ke ZE, oknum Komisi XI DPR kala itu.

Berdasarkan audit forensik BPK, disebutkan bahwa DT alias Dewi Tantular, adik Robert Tantular menggelapkan dana valas Bank Century. Sebagian dana valas yang diduga digelapkan Dewi Tantular yang kabur ini, mengalir ke ZE pada 2008 sebesar 392.110 dolar AS.

Benarkah Mendag Gita terlibat skandal bailout Century? Gita membantah Ancora Land menerima sejumlah dana Bank Century. Melalui pesan singkatnya, Gita menegaskan, Ancora justru mengeluarkan dana untuk pengambil-alihan saham perusahaan yang dinilai bonafide.

Dari berkas hasil laporan Mabes Polri tentang perkembangan penyidikan kasus Bank Century, PT Graha Nusa Utama, afiliasi Ancora milik Gita, tercantum adanya dana Rp 20 miliar yang ditempatkan tersangka Toto Kuncoro.

Selain PT GNU, ada juga PT Antaboga Delta Securitas yang disebut menerima dana Rp 1,4 triliun dari total dana 6,7 triliun yang dikucurkan Bank Indonesia kepada Bank Century.

Selain itu, menurut sumber kompeten, selaku rekanan yang pernah berbisnis dengan PT GNU, ada permainan dari pelaku usaha lain yang menginginkan lahan Fatmawati. Pengurus Yayasan Fatmawati turut andil dalam kisruh ini, karena mereka malah mengontak beberapa pengusaha untuk membeli lapangan golf itu tanpa koordinasi dengan PT GNU ataupun Ancora.

Halaman
Editor: Rachmat Hidayat
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait

Kasus Century

  Loading comments...
© 2016 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas