Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Jalur Pantura Kerap Rusak, KPK akan Usut Penyelewengan Anggaran

pihaknya menunggu laporan masyarakat terkait potensi penyelewengan anggaran dalam proyek fasilitas di Pantura

Jalur Pantura Kerap Rusak, KPK akan Usut Penyelewengan Anggaran
Hery Jatmiko
Jalur Pantura Kendal-Kota Semarang dikabarkan mengalami macet total, Senin (3/2/2014). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Adnan Pandu Praja mengatakan kalau pihaknya menunggu laporan masyarakat terkait potensi penyelewengan anggaran dalam proyek fasilitas di Pantura.

Sebab, Jalur Pantura adalah tempat alternatif para pemudik lebaran dan kerap mengalami kerusakan seperti amblasnya Jembatan Comal, Pemalang, Jawa Tengah.

"Ini sudah lama sekali. Kita diingatkan agar KPK memantau itu. Belum ada progress signifikan. Belum ada aduan masuk," ujar Adnan kepada wartawan di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Jumat (25/7/2014) malam.

Adnan menuturkan kalau kejadian rusaknya jembatan di Jalur Pantura harusnya dapat dijadikan referensi. Namun, persoalan itu pun mesti mengkonfirmasi kepada pihak terkait seperti Kementerian Pekerjaan Umum.

"Jadikan sebagai satu referensi telaah, kasus kembatan ambruk, menarik data ada potensi penyelewengan anggaran. Selain diadukan, tentu kita bisa cross check kenapa bisa terjadi peristiwa itu terhadap pihak PU nya," kata Adnan. Seperti diketahui, Jalur Pantura adalah jalur alternatif bagi pemudik yang ingin pulang menuju kampung halamannya masing-masing.

Namun, untuk tahun ini jalur sepanjang 1300 kilometer itu mengalami sedikit persoalan setelah amblasnya Jembatan Comal, Pemalang, Jawa Tengah. Meski sudah bisa dilalui, tapi jembatan ini belum bisa berfungsi maksimal.(Rahmat Patutie)

Ikuti kami di
Add Friend
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas