Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Presiden PKS Jelaskan Ketiadaan Nama Politisi Senior dalam Kepengurusan

Menurut Sohibul, mantan Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminuddin saat ini menjadi anggota tetap Majelis tersebut.

Presiden PKS Jelaskan Ketiadaan Nama Politisi Senior dalam Kepengurusan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menyampaikan pidato politik saat pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Senin (14/9/2015). Pembukaan Munas ke-4 PKS yang bertemakan Berkhidmat Untuk Rakyat memiliki agenda pidato politik PKS Mohamad Sohibul Iman, pelantikan pengurus DPP PKS tahun 2015-2020, dan sosialisasi hasil sidang Majelis Syuro. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman, menjelaskan ketiadaan nama beberapa politisi senior PKS seperti Mahfudz Siddiq, Fahri Hamzah, dan Hilmi Aminuddin dalam susunan Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) yang diumumkan kemarin, Senin (14/9/2015).

Menurut Sohibul, mantan Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminuddin saat ini menjadi anggota tetap Majelis tersebut. Posisi tersebut diberikan kepada Hilmi karena pernah menjabat ketua badan tertinggi di partai ini.

"Ustaz Hilmi jadi anggota tetap Majelis Syuro karena beliau pernah menjadi ketua Majelis Syuro juga karena beliau guru dan sesepuh kami," kata Sohibul Iman dalam konferensi pers usai penutupan Munas keempat PKS di Hotel Bumi Wijaya Depok, Jawa Barat, Selasa (15/9/2015).

Mengenai tidak adanya Mahfudz Siddiq dan Fahri Hamzah dalam DPTP PKS, Sohibul menyatakan kedua kader PKS tersebut ditempatkan pada Majelis Pertimbangan Pusat (MPP). Namun, Presiden PKS menyebutkan sebagai kader partai harus siap ditempatkan di semua posisi, termasuk tidak diberikan posisi.

"Di PKS kami siap ditempatkan dimana saja, tidak ditempatkan juga siap," katanya.

Sementara itu, mantan Presiden PKS, Tifatul Sembiring menjelaskan beberapa politisi senior partai ini dimasukkan ke dalam MPP untuk memberikan kesempatan bagi kader yang lebih muda.

"Senior-senior masuk MPP, sekarang (DPTP) beri ke yang muda-muda. Mereka sudah terlalu lama di posisi masing-masing," kata Tifatul di lokasi Munas.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Valdy Arief
Editor: Sanusi
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas