Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Century

Polisi Kejar Aset Hartawan Aluwi di Luar Negeri

Hartawan Aluwi, Bareskrim Mabes Polri berencana membawa pulang aset-aset Hartawan yang berada di luar negeri.

Polisi Kejar Aset Hartawan Aluwi di Luar Negeri
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terpidana kasus Bank Century Hartawan Aluwi dikawal petugas kepolisian saat akan dibawa ke Kejaksaan Agung di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (22/4/2016). Mabes Polri menyerahkan Hartawan Aluwi ke Kejaksaan Agung untuk menjalani pemeriksaan terkait korupsi dana nasabah sebesar Rp 853 miliar. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sukses memulangkan buronan kasus Bank Century, Hartawan Aluwi, Bareskrim Mabes Polri berencana membawa pulang aset-aset Hartawan yang berada di luar negeri.

Polri juga akan menyita aset mantan Presiden Komisaris PT Antaboga di dalam negeri.

"Penyidik telah menyita Mall Serpong, yang merupakan aset terbesar serta beberapa ruas tanah di Klender. Tidak hanya itu ada pula 3 miliar lembar saham yang disita termasuk uang sejumlah 2,6 juta dolar AS di Hongkong," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (22/4/2016).

Menurutnya, Polri juga berupaya menangkap dan memulangkan dua buron kasus Bank Century lainnya, Tantular dan Hendro Wiyanto. Keduanya hingga kini bersembunyi di luar negeri.

Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Kombes Agung Setya mengatakan Mabes Polri tengah berupaya membawa pulang uang terkait kasus Bank Century, yang berada di luar negeri.

"Uang Rp 2,6 juta dolar AS di Hongkong saat ini dalam proses untuk diambil dari otoritas Hongkong ke Indonesia," ujarnya.

Kasus Bank Century menjadi perhatian bersama. Bareskrim sudah menyelesaikan pemberkasan dan penyidikannya terhadap kasus ini.

Dalam melakukan aksinya, Hartawan tidak seorang diri. Ia bersama Robert Tantular dan Anton Tantular mengelola satu perusahaan sekuritas yaitu Antaboga Delta Sekuritas yang legalitasnya tidak diakui.

Modus yang dilakukan mereka yakni membujuk para nasabah Bank Century untuk berinvestasi dengan iming-iming bunga melebihi bunga bank plus bebas pajak.

Seluruh dana nasabah yang diinvestasikan, dijamin langsung oleh pemilik Bank Century dalam hal ini Robert Tantular.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas