Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Sebagai Kepala BIN, Hendropriyono Tahu Pembunuhan Munir

Pasalnya, saat kasus pembunuhan itu terjadi Hendro menjabat sebagai Kepala BIN.

Sebagai Kepala BIN, Hendropriyono Tahu Pembunuhan Munir
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Mantan Kepala Badan Intelejen Nasional, Hendro Priyono 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono disebut tahu soal kematian aktivis HAM Munir Said Thalib.

Pasalnya, saat kasus pembunuhan itu terjadi Hendro menjabat sebagai Kepala BIN.

"Kan itu bergerak dari lingkungan BIN, waktu itu pimpinannya Hendro dan tentu dia harus tahu lah begitu," kata Ketua Tim TPF Munir Marsudhi Hanafi kepada wartawan di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Selasa (25/10/2016).

Menurutnya, pemerintah Joko Widodo bisa saja membuka kembali penyelidikan lanjutan atas kasus itu, kalau memang ditemukan bukti baru (novum).

"Waktu itu tak ada bukti yang menunjukkan keterlibatan yang bersangkutan (Hendropriyono). Waktu itu lho. Tapi kalau sekarang ada yang beritahu begini, begini, ya buka saja," kata Marsudhi.

Peluang adanya pihak lain yang mungkin akan diperiksa oleh penegak hukum di era Presiden Joko Widodo juga dimungkinkan. Terlebih, hasil TPF Munir sudah bisa dilihat. Bila dirasa masih ada yang perlu didalami bisa saja diusut kembali.

"Kalau sekarang kan sudah diumumkan, untuk apa ditutupi lagi, sudah terbuka orangnya sudah. Nah kalau ada yang merasa masih terganjal silakan usut lagi," kata Marsudhi.

Sebelumnya diberitakan, didalamnya salinan laporan hasil TPF Munir ada nama Hendropriyono.

Mantan Mensesneg Sudi Silalahi menjelaskan beberapa poin hasil rekomendasi dari TPF Munir. Diantaranya meminta agar Presiden RI mengungkap secara tuntas keadilan hukum, dibentuk tim penyidik baru dengan mandat kewenangan lebih kuat.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas