Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Dahlan Iskan Terjerat Kasus

Jaksa Agung: Seolah-olah Dahlan Iskan Kesannya Jujur, Baik, Sederhana dan Tulus

Kata Prasetyo, ahlan menjadi tersangka karena memang adanya temuan alat bukti pasca-tindak lanjut putusan kasasi Mahkamah Agung (MA).

Jaksa Agung: Seolah-olah Dahlan Iskan Kesannya Jujur, Baik, Sederhana dan Tulus
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Jaksa Agung HM Prasetyo (kanan) menyampaikan pendapatnya saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (6/12/2016). Rapat itu membahas perkembangan kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Agung HM Prasetyo membantah penetapan tersangka kepada mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan dalam kasus korupsi karena Kejaksaan Agung sebagai bagian pemerintah sengaja mencari celah kesalahan atau mengincar, merekayasa, mengkriminalisasi maupun karena dendam.

Demikian disampaikan Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (3/2/2017).

Menurut Prasetyo, pihaknya menetapkan Dahlan Iskan sebagai tersangka, termasuk dalam kasus ketiganya yakni dugaan tindak pidana korupsi pengadaan mobil listrik, adalah murni penegakan hukum.

Baca: Penetapan Tersangka Dahlan Iskan di Kasus Mobil Listrik Kelanjutan Putusan Kasasi MA

Dahlan menjadi tersangka karena memang adanya temuan alat bukti pasca-tindak lanjut putusan kasasi Mahkamah Agung (MA).

"Jadi, kami tidak mencari-cari. Tidak ada dari pihak-pihak yang berkuasa yang mau menyengsarakan dia. Nanti kita lihat faktanya seperti apa (di persidangan)," kata Prasetyo.

Menurutnya, justru belakangan Dahlan Iskan yang tengah diproses hukum di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur berupaya membentuk opini publik dengan menyampaikan sebagai korban bidikan penguasa.

"Hanya masalahnya sekarang, bagaimana pun opini dibentuk. Seolah-olah (Dahlan Iskan) kesannya jujur, baik, sederhana dan tulus. Kita lihat nanti faktanya seperti apa," tandasnya.

Baca: Yusril Mengaku Belum Dapat Surat Kuasa dari Dahlan Iskan

Prasetyo mengatakan, jaksa penyidik selalu berhati-hati dalam menangani setiap kasus.

Menurutnya, tidak mungkin jaksa membuat-buat kesalahan orang lain atas intervensi pihak tertentu atau politis.

Menurutnya, penetapan tersangka Dahlan dalam kasus mobil listrik berdasarkan putusan kasasi Mahkamah Agung nomor 1628K/Pidsus/2016 yang diajukan oleh Direktur PT Sarimas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi, selaku terpidana tujuh tahun penjara kasus mobil listrik.

  Loading comments...
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas