Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Akbar Tanjung Minta AMPI Dorong Pemuda Jadi Kreatif

Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) menemui sesepuh Partai Golkar Akbar Tandjung. Rombongan dipimpin langsung Ketua Umum Dito Ariotedjo.

Akbar Tanjung Minta AMPI Dorong Pemuda Jadi Kreatif
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (kanan) didampingi Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Dave Laksono (kiri) bersalaman dengan Calon Ketua AMPI Dito Ariotedjo (tengah) saat acara silaturahmi Calon Ketua AMPI Dito Ariotedjo di Jakarta, Minggu (18/9/2016) malam. Dito Ariotedjo akan maju pada pemilihan ketua AMPI periode 2016-2021 untuk menggantikan ketua lama Dave Laksono. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) menemui sesepuh Partai Golkar Akbar Tandjung. Rombongan dipimpin langsung Ketua Umum Dito Ariotedjo.

Dalam kesempatan tersebut, Akbar Tandjung mengingatkan AMPI yang dibentuk dengan semangat pembaruan harus memulai aktifitas dan pergerakan dari level pelajar dan mahasiswa. 

"AMPI harus dapat menjadi rumah bagi para pelajar dan mahasiswa Indonesia. Tentunya AMPI harus bisa mendorong agar pemuda Indonesia menjadi kreatif dan dapat menyalurkan hasil kreatifitasnya tersebut," kata Akbar Tandjung dalam keterangan pers, Jumat (17/2/2017).

DPP AMPI lalu memberikan undangan khusus kepada Akbar Tanjung untuk menghadiri acara pelantikan tanggal 20 Februari seraya menyambut dengan baik pesan dari Akbar Tanjung.

"Bahwa AMPI sebagai organisasi akan memodernisasi segala kegiatan sehingga dapat menjadi wadah penyaluran minat dan bakat anak muda Indonesia," ucap Dito.

Ketua Bidang Organisasi DPP AMPI, Muhammad Balyah menegaskan bahwa Golkar dan AMPI sangat erat dalam hal sejarah perjuangannya.

"AMPI yang pada dasarnya didirikan oleh Golkar pada tahun 1978, sejatinya adalah sebuah organisasi kepemudaan yang berdiri sendiri tanpa mengesampingkan keterkaitan sejarah antara AMPI dan Golkar," imbuh Balyah.

Balyah mengatakan AMPI tidak perlu dipertanyakan lagi pandangannya dalam Pancasila sebagai ideologi Negara.

"Karena AMPI sejak lahir hingga sekarang merupakan garda terdepan penjaga dan penegak Pancasila," kata Balyah.

  Loading comments...
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas