Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Dahlan Iskan Terjerat Kasus

Kecewa Praperadilan Dahkan Iskan Ditolak, Yusril: Terpaksa Hadapi di Pengadilan

Yusril Ihza Mahendra selaku kuasa hukum kecewa atas putusan hakim yang menolak praperadilan penetapan tersangka Dahlan Iskan.

Kecewa Praperadilan Dahkan Iskan Ditolak, Yusril: Terpaksa Hadapi di Pengadilan
Tribunnews.com/ Abdul Qodir
Yusril Ihza Mahendra selaku kuasa hukum Dahlan Iskan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (14/3/2017). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Yusril Ihza Mahendra selaku kuasa hukum kecewa atas putusan hakim yang menolak praperadilan penetapan tersangka Dahlan Iskan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mobil listrik.

Ia menilai kasus Dahlan Iskan yang diusut Kejaksaan Agung sangat misterius.

Putusan tersebut membuat dirinya dan Dahlan Iskan harus menghadapi kejaksaan lewat pembuktian materi pokok perkara di pengadilan.

"Putusannya ya seperti itulah. Bagi saya, perkara Dahlan Iskan ini sangat misterius. Terpaksa kami akan hadapi di pengadilan," kata Yusril di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (14/3/2017).

Yusril menjelaskan kekecewaannya karena menilai penetapan tersangka Dahlan Iskan oleh kejaksaan bukan berdasarkan temuan alat bukti dalam proses penyelidikan tersendiri.

Baca: Praperadilan Dahlan Iskan Soal Tersangka Mobil Listrik Ditolak

Baca: Reaksi Jaksa Agung Prasetyo atas Ditolaknya Praperadilan Dahlan Iskan

Tapi, berdasarkan pengembangan perkara dan alat bukti dari putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) untuk perkara korupsi pengadaan mobil listrik dengan terpidana Dasep Ahmadi.

Padahal, sebagaimana putusan MK tentang alat bukti yang dijadikan dasar menetapkan tersangka harus terpenuhi dan mengacu pada Pasal 184 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas