Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilgub Jawa Barat

Pantun Ridwan Kamil Sindir Partai Politik yang Masih Banyak Pikiran

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku tak diberi ikatan atau beban berat oleh Partai Nasdem.

Pantun Ridwan Kamil Sindir Partai Politik yang Masih Banyak Pikiran
Tribun Jabar/Teuku Muh Guci
Ridwan Kamil tiba di Monumen Bandung Lautan Api, Lapangan Tegallega, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Minggu (19/3/2017) pukul 09.00 WIB. Pria yang akrab disapa Emil itu datang dengan menunggangi sisingaan, kebudayaan asal Kabupaten Subang. TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -  Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku tak diberi ikatan atau beban berat oleh Partai Nasdem.

Diketahui Partai NasDem memberikan dukungan untuk mengusung Ridwan Kamil dalam Pilkada Jawa Barat 2018.

"Nasdem tak memberi ikatan-ikatan sedikit pun," kata Ridwan Kamil dalam pidatonya di Lapangan Tegalega Bandung, Minggu (19/3/2017).

Lanjut dia, justru Partai NasDem memberi rasa bangga dan optimisme.

"Memberi rasa bangga, optimisme bahwa generasi saya, adik-adik saya, anak-anak saya, akan terinspirasi dengan politik etis yang dilakukan Partai Nasdem," katanya.

Baca: Tiga Syarat dari Surya Paloh Untuk Ridwan Kamil

Pria yang akrab disapa Emil itu menyampaikan, komitmen politik tanpa mahar yang jadi slogan Partai Nasdem akan membawa dimensi politik baru bagi masyarakat Indonesia.

"Jika saya berhasil, Insya Allah generasi saya akan mengikuti, bila patah tengah jalan, Insya Allah adik-adik saya akan ikut terinspirasi," ucapnya.

Menurut dia, tugas pemimpin memberi contoh, inspirasi, serta jalan bagi generasi selanjutnya.
"Inilah wajah politik baru Indonesia," kata dia.

Dalam akhir pidatonya, Emil pun berpantun.

"Saya tutup dengan sebuah pantun, berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian, Partai Nasdem sudah deklarasi dahulu, partai lain kenapa masih banyak pikiran," tutup Emil disambut gelak tawa hadirin.

Penulis: Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani

  Loading comments...
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas