Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Korupsi KTP Elektronik

Golkar Rugi Jika Lindungi Novanto dalam Kasus e-KTP

Nama Setya Novanto yang terseret kasus e-KTP bakal merugikan Partai Golkar. Hal itu dikatakan Peneliti Formappi

Golkar Rugi Jika Lindungi Novanto dalam Kasus e-KTP
capture youtube
Ketua DPR Setya Novanto bersumpah kepada sang khalik tidak pernah menerima aliran dana apapun dari kasus dugaan korupsi e-KTP. Pernyataan Novanto sekaligus membantah tuduhan yang diberitakan di beberapa media terkait aliran dana e-KTP. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nama Setya Novanto yang terseret kasus e-KTP bakal merugikan Partai Golkar. Hal itu dikatakan Peneliti Formappi Lucius Karus di kawasan Cikini, Jakarta, Minggu (19/3/2017).

"Tapi sejak dulu Golkar memelihara betul kadernya mau bersih, mau kotor. kelihatannya ini sudah risiko. Apalagi Golkar menunjukkan betul sisi pragmatisme parpol. Siapa yang punya harta terbanyak dia kemudian punya hak untuk duduki kursi tertinggi di parpol," kata Lucius.

Lucius mengakui secara politis kehadiran Setya Novanto merugikan partai berlambang pohon beringin itu. Namun, Lucius melihat Golkar tak berdaya tanpa kekuatan dana dari Novanto. Golkar, katanya, akhirnya memilih jalan pragmatis.

"Memelihara Novanto dengan segala masalahnya pun kalau risikonya membuat Golkar terjungkal. Resikonya kan hanya suaranya turun tidak dipercaya lagi. Tapi Novanto tetap aman sebagai ketua dengan punya partai dia tetap sebagai pemain," ujar Lucius.

Lucius menuturkan posisi Setya Novanto sudah tidak ideal dipertahankan Golkar. Namun, kondisi ideal sulit terjadi bila kekuasaan di parpol tidak ditentukan integritas melainkan kekuatan dana.

"Pengalaman publik tekan kasus papa minta saham menjadi peluang sekarang bisa mengulangi sukses yang sama," ujar Lucius.

  Loading comments...
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas