Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

KPK Periksa Aseng Untuk Kasus Yudi Widiawan

Sok Kok Seng alias Aseng, Komisaris PT Cahayamas Perkasa hari ini, Senin (20/3/2017) diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi

KPK Periksa Aseng Untuk Kasus Yudi Widiawan
TRIBUNNEWS.COM/THERESIA FELISIANI
Sok Kok Seng alias Aseng, Komisaris PT Cahayamas Perkasa 

‎Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Sok Kok Seng alias Aseng, Komisaris PT Cahayamas Perkasa hari ini, Senin (20/3/2017) diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kali ini Aseng diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Yudi Widiawan Adi (YWA), anggota DPR RI, tersangka penerimaan hadiah terkait proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat TA 2016‎.

Dalam kasus ini, Aseng juga ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan KPK ‎karena memberikan suap sebesar Rp 4 miliar pada Yudi Widiawan Adi

"Selain memeriksa Aseng, penyidik juga memeriksa dua saksi lain yakni Ign Wing Kusnimanto (PNS) dan Moch Iqbal Tamher, kasi Pelaksana BPJN IX, kementerian PUPR," terang Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Selain Yudi Widiawan Adi, dalam kasus ini‎ ada pula tersangka lain dari kalangan anggota DPR RI yakni Musa Zainuddin.

Musa telah ditahan oleh KPK di Rutan Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan untuk masa penahanan pertama, 20 hari kedepan. Sementara Yudi belum diperiksa dan ditahan.

Atas perbuatannya, kedua tersangka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Musa Zainuddin diduga telah menerima uang suap sebesar Rp. 7 Miliar dari Direktur PT Windu Tunggal Utama, Abdul Khoir. Sementara, Yudi Widiawan Adi diduga menerima uang suap dari Direktur PT Cahaya Mas Persada, So Ko‎ Seng alias Aseng sebesar Rp. 4 Miliar.

Uang suap tersebut diberikan para pengusaha di Maluku untuk mengatur jalannya proyek pembangunan ruas jalan pada Kementerian PUPR di daerah Maluku dan Maluku Utara.

  Loading comments...
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas