Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pemerintah Indonesia akan Gugat Uni Eropa Soal Sengketa Biodiesel di WTO

Pemerintah Indonesia menggugat Uni Eropa untuk mencari keadilan melalui forum Dispute Settlement Body (DSB) WTO.

Pemerintah Indonesia akan Gugat Uni Eropa Soal Sengketa Biodiesel di WTO
Uji Coba Biodisel 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--Pemerintah Indonesia menggugat Uni Eropa untuk mencari keadilan melalui forum Dispute Settlement Body (DSB) WTO.

Pasalnya sejak dikenakan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) oleh Uni Eropa pada 2013, kinerja ekspor biodiesel dari Indonesia ke Uni Eropa turun sebesar 72,34% atau turun dari USD 635 juta pada 2013 menjadi USD 9 juta pada 2016 (Sumber: Trademap).

Nilai BMAD yang ditetapkan cukup besar yaitu 8,8%-23,3% (EUR 76,94-EUR 178,85) per ton.

Hal ini menyebabkan ekspor biodiesel Indonesia ke Uni Eropa mengalami kelesuan.

Berdasarkan hasil analisis pengenaan BMAD tersebut, Pemerintah Indonesia menilai ada ketidakadilan dan inkonsistensi dengan Anti-Dumping Agreement (ADA) WTO.

"Dengan gugatan ini, kita berharap akan dihasilkan penurunan jumlah margin dumping, sehingga nantinya ekspor biodiesel kembali meningkat."

"Namun demikian, upaya ini membutuhkan koordinasi yang baik antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku usaha,” ujar Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan kepada Tribunnews.com, Senin (20/3/2017).

Menurutnya, Indonesia tidak akan berlaku lunak terhadap upaya-upaya yang dapat merugikan akses pasar Indonesia di Uni Eropa.

Hal yang sama sebenarnya juga dialami oleh Argentina. Indonesia melayangkan gugatan yang sama dengan Argentina kepada Uni Eropa.

Argentina sendiri telah berhasil memenangkan kasus ini di tingkat Appellate Body (AB) WTO.

Direktur Pengamanan Perdagangan Kemendag Pradnyawati menambahkan pihaknya siap melayangkan gugatan pada bulan ini.

Pradnyawati menegaskan akan terus memantau setiap perkembangan informasi atas sengketa biodiesel ini.

“Kami siap menyampaikan gugatan pada pertemuan pertama pada 29-30 Maret ini di markas besar WTO di Jenewa."

"Kami tidak akan membiarkan ada celah yang akan berpotensi melemahkan gugatan Indonesia kepada Uni Eropa,” tegas Pradnyawati.

“Indonesia memiliki gugatan yang serupa dengan Argentina dalam melawan Uni Eropa. Belajar dari pengalaman Argentina, kami optimistis Indonesia dapat memenangkan gugatan di DSB WTO, sehingga Uni Eropa menurunkan margin dumping atau membatalkannya,” tutur Pradnyawati. (*)

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas