Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Penyidik KPK Diteror

Pandangan Mata Novel Masih Berkabut

Kondisi Novel secara fisik, umumnya baik. Dia masih mendapat perawatan rutin.

Pandangan Mata Novel Masih Berkabut
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menggunakan kursi roda saat akan dibawa ke RS Jakarta Eye Center dari RS Mitra Kekuarga, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/4/2017). Novel Baswedan dipindahkan ke RS Jakarta Eye Center untuk menjalani perawatan lanjutan usai dirinya mengalami serangan fisik dari orang tak dikenal dengan menggunakan cairan yang diduga air keras yang membuat Novel Baswedan mengalami luka serius di sekitar wajah. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan hingga kini masih menjalani perawatan di Singapura akibat siraman air keras dari pelaku tidak dikenal.

Setelah seminggu dirawat di Singapura sejak Rabu 12 April 2017 hingga saat ini, Selasa 18 April 2017, Novel masih mendapatkan perawatan rutin.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengaku belum mengetahui kapan Novel bisa kembali ke Jakarta karena saat ini Novel masih mendapat perawatan dari dokter.

"Kondisi Novel secara fisik, umumnya baik. Dia masih mendapat perawatan rutin. Rabu besok, Novel akan kembali diperiksa oleh dokter," kata Febri.

Febri menuturkan saat ini, kondisi mata Novel masih mengalami gangguan.

Pandangan matanya masih berkabut.

Selanjutnya ‎untuk kondisi jaringan mata atau selaput bagian putih sudah terlihat ada pertumbuhan meski cukup lamban.‎

Alhasil dokter menyimpulkan tidak perlu dilakukan operasi.

Sedangkan untuk bagian kornea atau selaput hitam, sampai saat ini sama sekali tidak ada pertumbuhan.

Dokter belum memutuskan apakah diperlukan operasi dengan mencari pendonor atau tidak.

"‎Dalam seminggu akan dilihat, apakah bagian kornea ada pertumbuhan atau tidak. Setiap hari terus diamati dan akan diputuskan pada pekan depan. Kalau diputuskan operasi, kemungkinan menggunakan donor kornea dari keluarga atau pihak lain. Nanti dokter yang menjelaskan," ujar Febri.

Terakhir, Febri mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa dari masyarakat termasuk juga‎ dari pemerintah yang konsen dengan Novel dan menanggung seluruh biaya pengobatan Novel hingga sembuh.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas