Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Penyidik KPK Diteror

Foto Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Novel Baswedan Sudah Dikantongi Polisi

Penyidik Polda Metro Jaya masih terus mendalami kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Foto Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Novel Baswedan Sudah Dikantongi Polisi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya masih terus mendalami kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Beberapa petunjuk sudah mulai dikantongi aparat kepolisian untuk mengungkap dua pelaku yang diduga melakukan tindakan teror yang tidak bertanggung jawab tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menuturkan sudah 19 saksi diperiksa atas kasus penyiraman air keras itu.

Mulai dari pedagang hingga satpam yang melihat kejadian tersebut sudah diperiksa kesaksiannya.

Namun, Novel yang berobat di Singapura belum dimintai keterangan.

"Korban belum kami mintakan keterangan, nanti kami kroscek dengan keterangan korban, saksi dan barang bukti soal kejadiannya seperti apa," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017).

Dia mengatakan pihak kepolisian sudah mempunyai foto terduga pelaku.

Namun, Argo enggan memberikan foto itu ke awak media.

Hingga kini aparat masih terus berupaya menangkap terduga pelaku penyiraman air keras itu.

"Yang tau penyidik ya fotonya seperti apa," kata dia.

"Ada foto yang diberikan polisi yang diberikan polisi, ini kan masih kami cari cari, ini foto siapa, alamatnya mana, karena kalau foto saja, kita mencari dari seluruh di sini ya pelan- pelan kita cari, ini ada yang lihat," ucapnya.

Ketika ditanya apakah penyidik akan ke Singapura untuk memeriksa Novel, dia mengaku belum mengetahuinya.

"Kita tunggu saja kesini ya," kata dia.

Penulis: Bintang Pradewo

  Loading comments...
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas