Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Penyidik KPK Diteror

DPR Ingin Penyidik KPK Diberikan Tambahan Fasilitas Keamanan

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto meminta polisi untuk memberikan tambahan fasilitas keamanan kepada penyidik KPK

DPR Ingin Penyidik KPK Diberikan Tambahan Fasilitas Keamanan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah aktivis penyelamatan KPK melakukan aksi teatrikal Superhero siap jaga KPK 'Guardians of KPK' di area Car Free Day, Bundaran HI, Jakarta, Minggu (16/4/2017). Dalam aksi teaterikal tersebut mendorong Presiden dan Kapolri untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus penyiraman air keras kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, menjadi sorotan publik beberapa waktu lalu.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto meminta polisi untuk memberikan tambahan fasilitas keamanan kepada penyidik KPK, karena Agus tidak ingin nasib Novel Baswedan menimpa kepada penyidik yang lain.

"Ke depan pihak keamanan bisa berikan keamanan yang lebih spesifik dan khusus," ujar Agus di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Menurut Agus penyidik KPK termasuk Novel Baswedan memang menangani banyak kasus. Hal itu kata Agus sudah menjadi risiko tersendiri bagi para penyidik.

"Karena memang tugasnya itu banyak risiko. Risiko itu harus kita perkecil," ungkap Agus.

Politisi Demokrat itu menambahkan penyidik KPK seperti Novel Baswedan sampai sekarang tidak pernah memilah-milah kasus. Baik dari pejabat negara sampai hal sensitif juga diperiksa.

"Itu memang tugas pak Novel memang seperti itu, jadi memang tidak terbatas menangani hal-hal yang sensitif," kata Agus.

  Loading comments...
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas