Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Jokowi: Kalau Ada Tulisan Made In Indonesia Langsung Batal Beli, Ini Harus Dihentikan

"Kalau lihat di sini ada tulisan made in Indonesia langsung batal beli. Senangnya barang-barang impor. Ini harus dihentikan,"

Jokowi: Kalau Ada Tulisan Made In Indonesia Langsung Batal Beli, Ini Harus Dihentikan
Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo saat meninjau pabrik baru PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Tbk di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (21/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Imanuel Nicolas Manafe

TRIBUNNEWS.COM, SURAKARTA - Usai meresmikan kembali Pasar Klewer, Presiden Joko Widodo melanjutkan kegiatannya meninjau pabrik baru PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Tbk di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (21/4/2017).

Pada sambutannya, Presiden Jokowi menyebut banyak orang Indonesia ingin membeli barang merk luar negeri.

"Kalau lihat di sini ada tulisan made in Indonesia langsung batal beli. Senangnya barang-barang impor. Ini harus dihentikan," kata Jokowi.

Untuk itu ia mengajak masyarakat Indonesia untuk bangga dengan produk asli Indonesia.

Menurutnya, kualitas produk buatan Indonesia sebenarnya tidak kalah dengan buatan luar negeri.

"Kita harus mencintai produk-produk yang diproduksi di dalam negeri," ujar Presiden.

Padahal, banyak perusahaan-perusahaan di Indonesia yang mampu memproduksi barang dengan kualitas internasional.

Perusahaan yang bergerak di bidang tekstil tersebut bahkan disebut Presiden sebagai merk Indonesia yang mampu bicara banyak di pasar internasional.

"Kita lihat Sritex. Salah satu bukti merk Indonesia yang merajai pasar dunia. Mulai dari seragam militer, pakaian kerja, pakaian fesyen, dan pakaian anak semuanya dipasok Sritex. Enam puluh persen produknya untuk ekspor," ucap Jokowi.

  Loading comments...
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas