Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Hari Kartini

Kartini-Kartini Modern Indonesia, Kiprah Perempuan Indonesia di Berbagai Sektor Strategis Indonesia

Kartini-kartini Indonesia telah banyak menorehkan prestasi di berbagai sektor, mulai dari keuangan, perdagangan

Kartini-Kartini Modern Indonesia, Kiprah Perempuan Indonesia di Berbagai Sektor Strategis Indonesia
tribun jateng
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM -- Peranan wanita sudah amat luas di era modern saat ini. Kartini-kartini Indonesia telah banyak menorehkan prestasi di berbagai sektor, mulai dari keuangan, perdagangan, perikanan, perindustrian, pertambangan dan sektor lainnya.

Berikut Kartini-kartini indonesia yang telah menorehkan jejak langkah dan prestasinya di sejumlah sektor strategis di Indonesia, bahu membahu membangun bangsa dan negara, menyumbangkan pemikiran dan visi mereka, dan menginspirasi wanita Indonesia untuk meraih cita-cita dan berkarya tanpa batas.

Kartini Perminyakan & Gas Bumi

Karen Agustiawan, mantan Direktur Utama Pertamina ini dilahirkan pada 19 Oktober 1958 di Bandung. Di Pertamina mengawali posisi sebagai Staf Ahli Direktur Utama pada tahun 2006. Kemudian naik menjadi Direktur Hulu dan terakhir menjabat Direktur Utama pada tahun 2009 sampai 2014.

Karen Agustiawan
Karen Agustiawan (ist)

Ia wanita pertama memimpin perusahaan minyak nasional tersebut. Berlatar belakang pendidikan di Teknik Fisika, ITB lulus pada tahun 1983. Setelah lulus, Karen terjun di industri minyak yang dimulai dari perusahaan Mobil Oil sebagai analis dan Programmer pemetaan sistem eksplorasi.

Beragam penghargaan pun diberikan, diantaranya menjadi pebisnis wanita urutan-6 dunia yang paling berpengaruh dari 50 most powerfull woman in business versi majalah Fortune. Pada 2013, didapuk sebagai CEO terbaik di Asia dari Corporate Governance Asia dalam ajang Asiang Exellence Recognitions Awards. Tercatat membawa Pertamina masuk peringkat 122 perusahaan berkelas dunia dari 500 Fortune Global.

Kartini Pertambangan, Teknologi dan Perindustrian

Imelda Adhisaputra, wanita tangguh yang tercatat pernah menduduki beberapa posisi penting perusahaan tambang di Indonesia, di antaranya PT Freport, PT Newmont, dan PT BHP Billiton Indonesia. Berbekal pendidikan Teknik Lingkungan dan Sipil dari Universitas Seattle, Amerika Serikat, hal tersebut telah menjadi tantangan dan pengalaman tersendiri baginya dalam pengelolaan tambang yang berwawasan lingkungan.

Imelda Adhisaputra
Imelda Adhisaputra (istimewa)

Selain di bidang tambang, Imelda juga menjajal sektor teknologi informasi. Dia sempat menjabat sebagai Direktur Corporate affairs Intel sejak Januari 2009 sampai Oktober 2011. Kembali ke pertambangan, wanita yang mempunyai hobi berkuda ini memimpin BHP Billiton Indonesia sebagai Presiden Direktur pada 2015.

Imelda dikenal sebagai pemimpin yang tegas dan lugas sehingga ia kerap diberi julukan "The Iron Lady of Industry.” Hal utama yang menjadi panutan bagi karyawannya adalah ia selalu mendengar aspirasi dan terbuka dengan ide baru.

  Loading comments...
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas