Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Khilafah Bukan Paham Terlarang di UUD 1945

Pancasila tidak akan terancam oleh kehadiran Khilafah Islamiyah yang saat ini dijadikan dasar untuk membubarkan HTI

Khilafah Bukan Paham Terlarang di UUD 1945
TRIBUNNEWS/TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN
Ketua Dewan Syura Partai Bulan Bintang (PBB) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - "Khilafah bukan paham terlarang di UUD 1945, yang ada hanya paham Stalin, Lenin dan Komunis saja,"

Hal itu dikatakan oleh Ketua Majelis Syura Partai Bulan Bintang, MS Kaban menanggapi adanya pembicaraan mengenai terancamnya Pancasila dengan kehadiran paham Khilafah yang dibawa oleh Hizbut Tahrir Indonesia.

Dijelaskan olehnya, Pancasila tidak akan terancam oleh kehadiran Khilafah Islamiyah yang saat ini dijadikan dasar untuk membubarkan HTI.

"Terancam gimana? Toh, mereka masih salat juga, masih punya KTP juga," kata dia saat ditemui di Kantor DPP PBB, Jakarta, Minggu (14/5/2017)

Berbeda hal, kata dia, dengan PKI yang sempat ada di Indonesia karena mereka telah mengingkari beberapa perjanjian dan juga melakukan pengkhianatan kepada Rezim Soekarno saat itu.

"Perjanjian Renville mereka ingkari, banyak yang mereka ingkari. Saya hitung ada delapan perjanjian yang mereka ingkari dan itu memang harus dibubarkan. HTI kan bukan PKI," jelasnya.

Ia meminta kepada Jaksa Agung untuk memperjelas pernyataannya mengenai ada hal yang genting dalam rangka pembubaran HTI.

"Bagaimanapun membubarkan ormas harus melalui mekanisme pengadilan, bukan langsung dibubarkan saja," kata Kaban.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas