Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Hak Angket KPK, Akom : Masa Lalat Dibidik Pakai Meriam

Ade berpendapat bahwa hak angket sama saja membidik seekor lalat dengan sebuah meriam yang siap ditembakan kapan saja.

Hak Angket KPK, Akom : Masa Lalat Dibidik Pakai Meriam
TRIBUNNEWS.COM/Fransiskus Adhiyuda
Akom punya pendapat pribadi mengenai hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi ( 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Ade Komarudin atau (Akom) punya pendapat pribadi mengenai hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kini tengah dibicarakan di DPR.

Ade berpendapat bahwa hak angket sama saja membidik seekor lalat dengan sebuah meriam yang siap ditembakan kapan saja.

"Soal angket, kalau tanya pribadi saya ya sama dengan membidik lalat pakai meriam," ucap Ade Komarudin saat ditemui dalam acara HUT Soski, Menara Citicon, Jakarta Barat, Sabtu (20/5/2017).

Menurut politikus Golkar tersebut, hak angket seharusnya digunakan untuk menyelidiki permasalahan yang ada dalam pemerintahan bukan menyerang lembaga independen seperti KPK.

"Karena setau saya hak angket itu untuk menyelidiki pemerintah, bukan lembaga-lembaga independen yang ada di UU," tambah Ade Komarudin.

Ade pun mengatakan bahwa dirinya sempat menyampaikan pandangannya mengenai hak angket ke rekan-rekan fraksi Golkar di DPR.

Namun, ketua umum Depinas Soski ini pun tak mengataui sejau mana pendapatnya diterima oleh rekan-rekannya di DPR.

" Yaa sudah kemarin (disampikan hak angket), ya ga tau (responnya seperti apa)," pukas Ade Komarudin.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas