Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Terbang ke Arab Saudi, Jokowi Penuhi Undangan Raja Salman Hadiri KTT Arab Islam-AS

Terkait KTT Arab Islam-Amerika Serikat, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa forum tersebut sangat penting bagi Indonesia

Terbang ke Arab Saudi, Jokowi Penuhi Undangan Raja Salman Hadiri KTT Arab Islam-AS
Warta Kota/henry lopulalan
Preside Jokowi dan Ibu Negara Iriana memberi ucapan kepada enam Duta Besar Indonesia untuk negara sahabat membacakan sumpah jabatan saat pelantikan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/5). Presiden melantik enam Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) Indonesia untuk negara sahabat, diantaranya Dubes RI untuk Yunani Ferry Adamhar, Dubes RI untuk India merangkap Bhutan Arto Suyodipuro, Dubes RI untuk Bangladesh merangkap Nepal Rina Soemarno, Dubes RI untuk Slovakia Wieke Adiwoso, Dubes RI untuk Tanzania merangkap Rwanda-Burundi Radar Pardede, dan Dubes RI untuk Malaysia Rusdi Kirana.--------Warta Kota/henry lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo hari ini, Sabtu (20/5/2017) bertolak ke Arab Saudi dari Bandar Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta.

Sebelum berangkat, Presiden Jokowi menyampaikan tujuannya pergi ke Arab Saudi, yaitu memenuhi undangan dari Raja Salman Bin Abdulaziz Al Saud untuk hadir dalam KTT Islam Arab-Amerika Serikat

“Siang ini saya dan rombongan akan berangkat ke Riyadh, Saudi Arabia untuk memenuhi undangan yang langsung diberikan ke saya dari utusan khusus Sri Baginda Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud untuk menghadiri Arab Islamic American Summit yang diselenggarakan besok,” tutur Jokowi.

Jokowi mengungkapkan tidak akan lama berada di Arab Saudi untuk menghadiri KTT tersebut, yaitu hanya satu hari, kemudian malamnya kembali ke Jakarta.

Terkait KTT Arab Islam-Amerika Serikat, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa forum tersebut sangat penting bagi Indonesia, karena forum itu akan membahas diantaranya persoalan terorisme dan radikalisme.

“Arab Islamic Summit sangat penting bagi Indonesia, karena akan dibahas kerjasama internasional melawan terorisme dan radikalisme,” kata Jokowi.

“Kami akan menyampaikan pentingnya penggunaan soft power melawan radikalisme dan terorisme. Juga pentingnya kerja sama internasional untuk menangani akar masalah," tutur Jokowi.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas